Ade Jona: HIPMI Sumut Harus Rendah Hati dan Jadi Solusi Ekonomi Daerah
Medan, Sumut24.co Ketua Dewan Pembina BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo, menegaskan pentingnya
News
Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) yang baru dibawah kepemimpinan Bambang Sugeng Rukmono menggantikan M Yusni pasti meninggalkan kasus-kasus korupsi di Sumut yang belum sampai ke Meja hijau dan lain sebagainya.
Baca Juga:
“Sebaiknya Kejatisu yang baru agar membongkar lagi kasus-kasus korupsi yang telah ditangani Kejatisu maupun yang sudah dilaporkan masyarakat yang tak diproses dengan jelas,” tegas Ketua Barisan Rakyat Pengamat Korupsi (Barapaksi) Otty S Batubara kepada SUMUT24, Rabu (15/6).
Menurutnya, Kejatisu yang baru harus bongkar habis kasus korupsi di Sumut yang belum diproses sampai ke meja hukum, karena kemungkinan besar banyak kasus-kasus korupsi di Sumut selama M Yusni menjabat masih jalan di tempat atau di petieskan. “Masyarakat berharap Kejatisu yang baru menunjukkan taringnya dengan membongkar habis kasus korupsi di Sumut ini,” tegas Otty S Batubara.
Lebih lanjut dikatakannya, hasil analisis terhadap kinerja aparat penegak hukum pada kasus korupsi, menunjukkan adanya tren kasus yang mangkrak di tingkat penyidikan. Upaya pemberantasan korupsi pun tersendat dan kerugian negara tak dapat diminimalisir. sepanjang 2015 masih banyak kasus koÂrupsi yang mangkrak di tingÂkat penyidikan.
“Seharusnya kasus-kasus tersebut segera ditangani oleh aparat penegak hukum yakni Kejatisu yang baru. Aparat penegak hukum masih memiliki banyak tungÂgakan kasus korupsi yang harus dinaikkan statusnya dari penyidikan ke penuntutan,” ujarnya.
Kita berharap Kejatisu yang baru harus menunjukkan keseriusannya dalam membongkar kasus korupsi di Sumut sebagaimana visi dan misi penegakan hukum di Indonesia ini.
Kalau Kejatisu ingin Sumut ini bersih dari berbagai prilaku korupsi sebaiknya Kejatisu dan jajarannya harus serius dan transparan. Terlebih-lebih Sumut ini sudah dikenal salah satu dengan Provinsi terkorup di Indonesia. Jadi masyarakat Sumut sangat berharap kepada Kejatisu yang baru agar benar-benar menjalankan Tugas Pokok dan Fungsinya sehingga Sumut ini benar-benar bebas dari prilaku korupsi seperti yang diharapkan Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi dan masyarakat Sumut pada umumnya.
“Kita berharap, Kejatisu tidak merusak citranya sebagai lembaga penegak hukum dengan membentuk pola politisasi seperti pada kasus-kasus lainnya. Kejatisu harus tegas dan berani menyeret pejabat yang memang terbukti bersalah,” tegas Batubara.
Kalau Kejatisu tidak membereskan segera. Maka ini berkemungkinan menyesatkan dan merugikan masyarakat Sumut secara keseluruhan, Ucapnya. Sebagai laporan bagi Kejatisu, dugaan korupsi yang tak jelas penanganannya sampai hari ini seperti Pengadaan Alat Berat diduga Fiktif di Dinas Tarukim Sumut dengan dana APBN sebesar Rp 4,2 Miliar, Korupsi di Dinas PSDA Sumut Miliaran Rupiah, dugaan korupsi Bank Sumut dengan potensi kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp 4,9 miliar yang bersumber dari Rencana Anggara Kerja (RAK) tahun 2013 senilai Rp 18 miliar. Kasus dugaan korupsi Masjid Agung Ahmad Bakrie, Kisaran Rp 63 Miliar, Kasus dana CSR PTPN IV Rp 24 Miliar, Dugaan Korupsi Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk, Dugaan Korupsi Bupati Phak-pak Bharat dan banyak lagi yang lainnya. Semuanya dikabarkan sudah dilaporkan tapi tak jelas penanganannya.(W03)
Medan, Sumut24.co Ketua Dewan Pembina BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo, menegaskan pentingnya
News
Pelantikan HIPMI Sumut 2026, Ade Jona Prasetyo Ingatkan Pengusaha Muda Tetap Rendah Hati
kota
Massa PBH Anak Bangsa Tabagsel Datangi Kejari dan PN Padangsidimpuan, Desak Transparansi Kasus Meski Korban Sudah Cabut Laporan
kota
Polres Padangsidimpuan Tangkap Pelaku Pencabulan Anak di Hotel Lancar, Masyarakat Dihimbau Waspada
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Negeri Medan (Unimed) mewisuda sebanyak 1.046 lulusan dalam Rapat Senat Terbuka yang digelar di Gedung Audito
kota
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
sumut24.co MedanKomisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat menduk
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Kantor Camat T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membahas program perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) b
News
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
kota