SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution: Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
kota
Medan I SUMUT24.CO Pasca digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Sumut pada Senin (24/2) di Medan kemarin, muncul riak-riak di tubuh pengurus dan masyarakat luat dibuat bingung.
Baca Juga:
- SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution: Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
- Wabup Madina Sidak Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Atika: Jangan Bagus Hanya Saat Dikunjungi!
- Wabup Atika Lepas 133 Jamaah Manasik Haji Bank Sumut, Pesan Tegas: Fokus Ibadah, Bukan Media Sosial!
Sebab, satu sisi, Musda yang dibuka Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung dianggap menyalahi aturan alias cacat hukum. Sementara di sisi lain bahwa hasil Musda telah memilih secara aklamsi Yasir Rido Lubis untuk memimpin Golkar Sumut kedepan.
Menyahuti kejadian ini, Ketua Pimpinan Daerah Kolektif Kosgoro 1957 Sumut Riza Fakhrumi Tahir didampingi Sekretaris Razoki Lubis dan Bendahara Rahmah Purba kepada wartawan, di Kantor Kosgoro 1957 di Medan, Minggu (1/3/2020) menegaskan, dalam waktu dekat bakal ada kejutan dari DPP Partai Golkar terkait pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Sumut yang cacat hukum.
Konfrensi pers tersebut juga dihadiri unsur pengurus Kosgoro 1957 Sumut lainnya, yakni Bahrumsyah (Wakil Kabid Kadererisasi dan Keanggotaan), Alex D Pinem (Wakil Kabid Wirausaha dan UMKM), Arifin Said Ritonga (Ketua BMK).
“Kita yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, paling lama minggu depan akan ada kejutan dari DPP Partai Golkar,” ujar Riza Fahrumi Tahir.
Saat ditanya wartawan apa bentuk kejutan dari DPP Golkar tersebut menyangkut pergantian kepengurus DPD Golkar Sumut secara besar-besaran pasca menggelar Musda X kemarin?
Sayangnya, Riza enggan merincinya. Tapi yang pasti, ujarnya, DPP Golkar akan menggelar Musda Golkar Sumut sebelum 5 Maret.
“Mungkin saat ini Ketua DPP Golkar masih menunggu putusan dari Mahkamah Partai, untuk mengeluarkan diskresi tersebut. Dab belum menentukan jadwal Musda Golkar Sumut. Tapi yang pasti seluruh DPD Golkar se Indonesia harus sudah melakukan Musda sebelum 5 Maret nanti,” ujar Riza Fahrumi Tahir.
Kembali dutanya bila digelar Musda Golkar ke-X dalam waktu dekat ini, akan memunculkan dualisme kepengurusan DPD Gorkan Sumut, yakni satu kubu pro hasil Musda memilih aklamsi Yasir Ridho Lubis serta menolak ikut Musda, atau satu sisi pengurus DPD ikut Musda.
“Saya yakin tradisi yang sudah teruji di Partai Golkar, bahwa semua DPD akan tuntuk dan patuh pada perintah dan keputusan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto. Jadi tak akan mungkin, muncul dualisme kepengurusan DPD Golkar Sumut nantinya,” tegas iza Fahrumi Tahir.
Sementara itu, sesuai pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Azis Syamsuddin beberapa waktu lalu yang menyebut bahwa Musda X kemarin tidak dianggap ada. “Makanya akan ada Musda yang sebenarnya sebelum 5 Maret ini,” jelasnya.
Banyak hal disebut Riza yang menyebabkan Musda X cacat hukum. Pertama, Ahmad Doli Kurnia yang membuka padahal mandat ada ditangan Azis Syamsuddin. Kedua, Mustafa Raja yang memimpin sidang Musda juga tidak mendapat mandat dari DPP.
“Sejak awal bahwa Kosgoro punya komitmen yang tinggi, bukan hanya komitmen politik tapi komitmen moral mengawal proses suksesi di partai Golkar Provinsi Sumatera Utara,” tegasnya.
“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan lebih baik musda digelar di luar Medan, misalnya Jakarta, Papua atau bahkan Aceh,” imbuhnya.
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, disebut Riza adalah orang baik. Sehingga, orang yang ada diselilingnya harus pula orang baik.
“Bukan hanya di DPP, tapi di provinsi, kabupaten/kota partai ini harus didukung orang-orang baik. Sumatera Utara kami melihat siapa orang baik. Kami lihat adalah Musa Rajekshah (Ijeck). Walaupun tidak memenuhi persyaratan, Musa Rajekshah tidak berdiri sendiri, dia tampil, dia berani hadir dalam kegiatan kepartaian. Kalau tidak ada yang mendorong, dia tidak akan melakukan tindakan politik di partai Golkar Sumut. Sampai dia maju menjadi calon ketua Gokar Sumut pasti ada yang mendorong,” tegas Riza Fakhrumi Tahir.
Riza yakin bahwa diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto kepada Musa Rajekshah untuk memimpin DPD Partai Golkar Sumut telah terbit. Meski diakui Riza, ia belum pernah melihat surat diskresi tersebut secara langsung.
“Saya belum lihat, tapi saya yakini itu ada. Diskresi itu sifatnya rahasia, bisa saja itu dikeluarkan sebelum Musda X yang paling lama akan digelar sebelum 5 Maret nanti,” ujar Riza. (R03)
SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
kota
Wabup Madina Sidak Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Atika Jangan Bagus Hanya Saat Dikunjungi!
kota
Wabup Atika Lepas 133 Jamaah Manasik Haji Bank Sumut, Pesan Tegas Fokus Ibadah, Bukan Media Sosial!
kota
Bupati Padang Lawas Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
kota
Pasien RSH Terpaksa Amputasi, Direktur RS Permata Madina Fokus Hadapi Somasi
kota
Respons Cepat! Polres Padangsidimpuan Dalami Kasus Penemuan Mayat &ldquoBoru Limbong&rdquo di Aek Tampang
kota
Gaspol Transparansi! Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Serahkan LKPD 2025 ke BPK
kota
LPA Sumut Kecam Dugaan Malapraktik di RS Permata Madina, Tangan Bocah Diamputasi &ldquoPasien Datang untuk Sembuh, Bukan Cacat!&rdquo
kota
Kapolres Tapsel Bersinergi dengan JMSI Tabagsel, AKBP Yon Edi Winara Media Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
kota
Kisah Pilu Dimas di Barumun, Niat Merantau Berakhir Tragis di Kamar Mandi Rumah Makan
kota