Sabtu, 28 Maret 2026

Kasus Kematian Hakim PN Medan Polisi Sudah Periksa 29 Saksi

Administrator - Selasa, 10 Desember 2019 12:21 WIB
Kasus Kematian Hakim PN Medan Polisi Sudah Periksa 29 Saksi
MEDAN | SUMUT24.co Kasus kematian Humas PN Medan Jamaluddin masih terus dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. “Kita melakukan penambahan saksi, yaitu sebanyak 29 orang yang kita tanya terkait tewasnya Jamaluddin,”kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (10/12/2019). Mengenai apakah mobil Toyota Land Cruiser jenis Prado BK 77 HD merupakan milik korban atau tidak, pria dengan melati tiga dipundaknya ini menyatakan berdasarkan keterangan sang istri yang diperiksa di Nagan Raya menyatakan kalau mobil tersebut masih kredit. “Ada surat kuasa dari leasing untuk mobil itu. Jadi ke depan kita akan meminta keterangan kepada pihak leasing,” katanya. Ia mengaku saat pihaknya melakukan pemeriksaan kepada istrinya di Nagan Raya, Aceh cuma bertanya seputaran kebiasaan korban dan kawan-kawan nya siapa saja. “Termasuk kepada siapa saja yang tidak senang dengan korban dan apakah ada istri lain selain istrinya yang sekarang,” ujarnya. Tatan Dirsan Atmaja mengaku sampai saat ini masih melakukan penyelidikan dan pihaknya belum bisa memastikan pelaku pembunuhan mengarah ke Istrinya. “Pelaku pembunuhan mengarah ke siapa, masih kita selidiki,” katanya.(W05)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hingga H+6 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih dari 3,2 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
Penuh Haru, Marlina Eliyanti Rayakan Ulang Tahun dengan Santunan Anak Yatim
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
Gerak Cepat! Mendagri Tito Karnavian Serahkan 120 Huntap untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
World Kidney Day 2026: 14 Mesin Hemodialisis Beroperasi di RSUD Padangsidimpuan, Kesadaran Kesehatan Ginjal Digenjot
Mahasiswa Madina Bersatu! Halal Bihalal IMA Pekanbaru Lahirkan Gagasan untuk Daerah
komentar
beritaTerbaru