Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas”
Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas&rdquo
kota
PARARUNGAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Pemerintah Desa Pararungan tengah membangun jalan paralel penghubung antar desa sepanjang 15 km. Pembangunan jalan berbiaya Rp549 juta dari Dana Desa itu membelah kawasan hutan lindung di Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba Samosir.
Namun, kini proses pembukaan jalan tersebut dihentikan pihak Polres Tobasa. Itu setelah Dinas Kehutanan dan GAKKUM secara bersama-sama mengadu ke polisi. Laporan Dishut dan GAKKUM ini dinomori polisi dalam STPL/175/VIII/2019/SU/IBB tanggal 15 Agustus 2019.
Kedua lembaga itu melaporkan soal pembukaan jalan desa tanpa mengantongi ijin pinjam pakai dari dinas kehutanan, padahal membelah kawasan hutan lindung.
“Iyaa pak kami tinggal melakukan gelar perkara terhadap kasus tersebut dan dijadwalkan besok (Rabu hari ini). Trims,” kata Kasat Reskrim Polres Tobasa, AKP Nelson Sipahutar via chat aplikasi whatsapp, Selasa (29/10/2019) kepada wartawan.
Namun sayangnya, Nelson belum mau mengomentari apakah barang bukti dua unit alat berat di lokasi pembukaan jalan sudah disita polisi atau belum. Konon kabarnya, dua alat berat itu sudah tak tampak lagi di areal hutan lindung.
Padahal saat pengerjaan pembukaan jalan dihentikan polisi, dua unit traktor masih ada. Proyek ini juga diduga menyalahi aturan. Sesuai peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), ketika masih dijabat Eko Putro Sandjojo, ditegaskan mulai 2018 kontraktor tidak boleh mengerjakan proyek dana desa. Dana desa hanya boleh dikerjakan masyarakat desa secara swakelola.
“Tahun depan kami tidak mau ada proyek dana desa yang dikerjakan dengan kontraktor lagi. Dana desa harus dikerjakan secara swakelola dan 30 persen dana desa harus dipakai untuk upah,” kata Eko, setahun lalu.
Eko berharap, dengan menggunakan dana desa secara swakelola ekonomi masyarakat terangkat, termasuk income warga desa juga meningkat. Peningkatan ekonomi warga desa, kata Eko, bisa terealisasi bila penggunanya bersentuhan langsung.
Sementara pembukaan jalan desa Pararungan dikerjakan oleh CV Inti Jaya milik Jojor Napitupulu. Sebelumnya, Kepala KPH IV Balige, L Arifin Sitorus, kepada media mengatakan, sudah dua kali anggotanya meminta kepada kepala Desa Pararungan untuk menghentikan pembukaan jalan yang sudah masuk ke kawasan Hutan Lindung dan Hutan Marga Satwa itu.
“Namun tak diindahkan, hingga dua kali anggota kita turun. Karena personil sedikit, tidak memungkinkan untuk menahan dua unit alat berat yang digunakan,” katanya.
Sebelumnya juga, tim gabungan Gakkum, BKSDA dan Polhut sudah kelokasi mendata semua jenis pohon yang tumbang akibat pembukaan jalan desa tersebut.
Sekadar diketahui, pengerjaan proyek pembukaan jalan desa ini disepakati dalam musyawarah desa pada 20 Juni 2019 lalu. Musyawarah yang melibatkan perangkat desa, tokoh dan masyarakat ini dipimpin Kepala Desa Purbauly Panjaitan. Musyawarah membahas pembebasan lahan terkait pembukaan jalan penghubung antar desa di kawasan hutan lindung.(red)
Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas&rdquo
kota
Bobby Nasution Tekankan Kekompakan kepada Taruna Akpol dan Akmil
kota
Gubernur Bobby Nasution Hadiri Pembukaan Sinode ke65 HKI di Medan
kota
Pemprov Sumut Sinkronkan dan Perbarui Lima Sektor Prioritas Pascabencana
kota
Piala Gubernur Sumut 2025/2026 Jadi Liga 4 Pertama Gunakan Operator Swasta Layaknya Liga Profesional
kota
Gubernur Bobby Nasution Terima Aspirasi Serikat Pekerja Kehutanan
kota
APA YANG HILANG DARI TANAH MANDAILING???
kota
Perkuat Kolaborasi Pendidikan, UNPAB Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Program Kebanksentralan Bank Indonesia
kota
Silaturahmi Strategis! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna dan BNNK Tapsel Kompak Lawan Narkotika
kota
Halal bi Halal Penuh Makna! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna dan JMSI Tabagsel Kompak Jaga Kondusivitas Kota, Siap Perkuat Si
kota