Bupati Darma Wijaya Sampaikan LKPJ 2025, IPM Sergai Meningkat Signifikan
Sergai sumut24.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)
News
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24
Hingga kini seleksi ulang jabatan di 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprovsu masih ngambang alias belum menemukan titik terang kapan akan digelar kembali. Tak hanya itu, status Plt pengisi sementara 9 OPD tersebut juga terlalu mengulur waktu, sehingga ada kemungkinan bisa menghambat proses berjalannya pembangunan Sumut Bermartabat. Ditambah lagi dengan gerak kerja sosok Plt itu terbatas dan tidak bisa memutuskan sesuatu masalah yang bersifat urgent.
Lantas, ada apa sebenarnya dengan Gubsu yang terkesan mengulur waktu akan hal ini? Sebab sudah setahun berjalan kepemimpinan Edy hal ini belum juga menemui titik terang. Tak heran, ada opini liar bermunculan, ada apa sebenarnya di Pemprovsu, kenapa hasil seleksi 9 OPD sebelumnya juga belum diumumkan atau memang SDM para OPD yang kurang atau memang ada kepentingan terselubung.
Terkait hal ini, Anggota DPRDSU Fraksi Gerindra, H Muhammad Subandi ST, menilai pihaknya terus mendukung langkah-langkah yang dilakukan Gubsu. Menurutnya, memang untuk masalah penetapan status Plt, Gubsu juga terlalu lama menentukannya. Sehingga dikhawatirkan Plt tersebut bisa menghambat pembangunan Sumut kedepan.
“Plt ini terlalu lama, bagai mereka yang sudah layak seharusnya Gubsu segera menetapkan status mereka biar tak menghambat pembangunan Sumut kedepan. Jika memang harus dibentuk timsel, ya segera lakukan,” tegasnya.
Menurutnya, saat ini Gubsu sudah membentuk timsel dalam mengadakan seleksi ulang 9 OPD kembali. “Kita tunggu saja langkah Gubsu, semoga seleksi ini cepat dilakukan,” ujar Subandi.
Subandi juga telah menyarankan Gubsu agar memilih tim seleksi yang betul-betul selektif dan objektif. Dia berharap agar Gubsu segera menetapkan status Plt dan segera menggelar seleksi ulang 9 OPD tersebut.
“Jangan lama-lama lagi, karena jika ada masalah urgent mereka yang terpilih nanti sudah siap menghadapinya dan bisa bekerja sesuai tupoksinya. Sejatinya lelang jabatan eselon II sesuatu hal yang serius,” harap Subandi.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyebutkan, kembali membuka lelang jabatan pada sembilan OPD, karena belum mendapati sosok pejabat yang layak memikul eselon II.
“Saya butuh orang yang bisa mengawaki jabatan,” kata Edy, umat 4 Oktober 2019 usai pelantikan pejabat eselon III di Aula kantor Gubernur.
Adapun jabatan eselon II di 9 OPD yang diseleksi ulang adalah: 1. Asisten Pemerintahan; 2. Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan; 3. Kepala Badan Kepegawaian Daerah ; 4. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ; 5. Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah; 6. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ; 7. Kepala Dinas Kehutanan; 8. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dan 9. Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof Dr Muhammad Ildrem. (W07)
Sergai sumut24.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)
News
Sergai sumut24.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menegaskan pentingnya penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor dal
News
MEDAN, SUMUT24.CO Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD, memberikan apresiasi kepada Rahmat Shah pada acara silaturahmi Hari Ulang Tahun (HUT)
News
PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran
kota
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
kota
Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,8 Juta Kendaraan melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H4 Idulfitri 1447H/2026
kota
Polda Sumut Bongkar Judol Jaringan Kamboja, Amankan 19 Tersangka
kota
Polsek Medan Area Tangkap Residivis PencurianUang Digunakan untuk Beli Sabu dan Main Judi Online
kota
Dukung Akses Warga, Polresta Deli Serdang Laksanakan Renovasi Jembatan Presisi Merah Putih Kuala Sabah
kota
sumut24.coMEDAN, Polda Sumut melalui Ditressiber berhasil membongkar praktik judi online (Judol) jaringan Kamboja di dua lokasi Apartemen Ro
kota