MEDAN | SUMUT24.co
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, menyapa subuh bersama Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar S Sos dan melaksanakan sholat subuh berjamaah di Masjid Rahmat, Jalan Denai Gang I Medan Area, Kamis (17/10/2019).
Menyapa subuh diawali temu ramah dengan pengurus BKM Rahmat dan sholat subuh berjamaah yang di hadiri, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar S Sos, BKM Rahmat dan personel Polsek Medan Area serta jamaah masjid yang melaksanakan sholat subuh.
Pada kesempatan itu, dalam sambutanya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengucapkan terima kasih atas kesempatan hadir untuk sholat subuh berjamaah yang menjadi kegiatan rutin Polrestabes Medan dan Polsek Jajaran.
Kapolres juga mengatakan, sholat subuh berjamah yang dilakukan hanya semata – mata karena ibadah dan ingin mendapatkan Ridho dari Allah Swt dan juga menjalin silaturahim serta berkomunikasi.
“Saya ingin sampaikan secara umum wilayah Kota Medan insyaallah aman dan kondusif. Ini kita lihat dari aktitivitas tidak ada yang mengganggu seperti beribadah, kesekolah, kerja dan lainnya,” kata Kombes Pol Dadang.
Sambung Kapolrestabes, kadangkala kita tidak merasakan keamanan sangat penting. Oleh karena itu mari kita selalu bersyukur dan berdoa bahwa keamanan ini diberikan kepada kita, masyara-
kat,nbangsa dan negara ini.
“Keamanan yang kita rasakan ini bukan kerja Polisi saja tapi kerjasama kita semua,TNI, masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda dan lainnya. Inilah hasilnya, walaupun ada kejadian pencurian, begal tapi semuanya bisa diatas dengan cepat dan tidak meluas,” ucap Kombes Pol Dadang.
Lanjut Kapolres, keamanan harus kita jaga dan ini harus dijadikan suatu niat bagi kita untuk kita memberikan konstribusi dengan baik. Untuk itu kita harus menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan untuk tidak menjadi korban kejahatan maupun tidak melakukan perbuatan jahat dan mengajak orang lain berbuat baik.
Kemudian, Kombes Pol Dadang, orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini menyampaikan beberapa hala pesan
terkait masalah gangguan kamtibmas yang perlu di hadapi diantaranya.
Masalah narkoba. Ini harus kita perangi secara bersama. Polisi sudah melakukan penagkapan. Mereka masih tetap melakukan penjualan narkoba. Itu strategi mereka dengan sasaran anak muda, pelajar dan mahasiswa bahkan ada orang yang sudah tua tapi kebanyakan yang masih muda.
Lalu, seperti kemarin ada demo, pelajar dan mahasiawa diajak datang dan hanya ikutan saja. Mereka membawa sajam, bom molotov dan ada anak yang terlibat narkoba. Mereka tidak tahu apa tujuannya dan hanya ikutan saja.
“Mereka dengan agresif melempari petugas dan setelah lakukan penangkapan ada yang terlibat narkoba. Anak – anak tersebut banyak yang diajak seniornya dan temannya yang belum tentu benar dan ada ajakan dari medsos. Ini menjadi panutan bagi mereka. Kalau kita biarkan akan jadi generasi yang lemah dan tidak mungkin mereka menggantikan kita kedepan yang bisa memajukan bangsa ini,” ujar Kapolrestabes.
Banyak anak muda sering berkumpul menghabisi waktunya dengan sia-sia hanya dengan ongbrol -ngobrol, nongkrong dan memakai narkoba serta minuman keras dengan berkelompok.
“Apabila betemu dengan kelompok lain bisa saling berantem. Ini tanggung jawab kita semua. Jangan dijauhi anak muda tersebut. Kita lakukan pendekatan. Ajak mereka dan temui mereka. Inilah satunya cara kita menjaga agar kondisi bangsa kita aman dan masalah narkoba wajib kita perangi,” ujar Kapolres.
Selain itu ungkap Kimbes Pol Dadang, salah satu konflik yang melatarbelakangi isu sara, agama dan Ras. Kita bersyukur negara kita negara besar yang harus kita jaga. Kalau kita tidak menjaga maka negara kita jadi negara kecil, konflik berkepanjangan.
“Walaupun kita beraneka ragam kita mampu menjaga kesatuan dan persatuan. Bahwa nikmat iman adalah dengan rasa syukur. Saya berpesan, mari kita menjadi rahmatan lil alamin, menjadi rahmat bagi seluruh agar kehidupan kita baik. Kehidupan beraneka ragam sudah sunatullah, takdir allah. Bagi orang yang cerdas dan pintar dia akan melihat bahwa permasalahan dan perbedaan itu adalah bagian ujian untuk menjadi manusia yang beriman dan diakhir kehidupan insyaallah kita semua menjadi khusnul khotimah,” ungkap Kombes Pol Dadang Hartanto(W02)
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News