Kamis, 26 Maret 2026

Pemkab DS Anggarkan  Rp4 M Tanggulangi Sampah, Ibu Nila Keluarkan Biaya Pribadi 

Administrator - Kamis, 03 Oktober 2019 15:39 WIB
Pemkab DS Anggarkan  Rp4 M Tanggulangi Sampah, Ibu Nila Keluarkan Biaya Pribadi 

 

Baca Juga:

Tembung|Sumut 24 Pengertian realisasi anggaran APBD adalah suatu rencana sistematis yang berisikan tentang seluruh aktivitas serta kegiatan yang berlaku, dalam jangka waktu tertentu untuk diwujudkan secara nyata.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam APBD terkait sampah di Kecamatan Percut Sei Tuan Tahun 2017-2018, mengelontorkan dana sebesar Rp3.918.180.000 dan direalisasikan Rp3.688.887.700 atau 93,30% dan terjadi silva Rp229.292.300.

Dengan anggaran Pemkab Deliserdang yang cukup besar untuk mengatasi masalah sampah, bahkan sampai tidak mampu mengelola anggaran tersebut, sehingga terjadi silva ratusan juta.

Pemkab Deliserdang belum mampu memaksimalkan kinerja dalam mengelola anggaran, sehingga permasalahan sampah tidak tuntas. Sampai-sampai seorang Janda Nila (62) warga Jalan Benteng Hilir Desa Bandar Khalifah Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang, terpaksa mengeluarkan biaya pribadi untuk membeli sapu lidi dan ban bekas untuk membersihkan jalan dan membakar sampah.

“Saya baru membeli ban bekas Rp5.000 dan sapu lidi Rp5.000. Semuanya ini untuk keperluan membersihkan dan membakar sampah di dekat rumah yang dibuang warga di luar lingkungan ini. Terkadang sampah itu menumpuk dan berserakan di badan jalan serta menimbulkan bau busuk yang menyengat,” ujar Nila pada Sumut24, Rabu (2/10).

Menurutnya, sampah yang dibuang warga sembarangan itu tidak hanya menyebar bau, tetapi juga menjadi penyebab terjadinga kecelakaan. Karena ada warga yang membuang bekas potongan sisa ayam, mulai dari usus sampai bulunya ke tengah jalan, sehingga jalan menjadi licin akibat lemak usus ayam.

“Namun di jarak 50 meter dari rumah, ada plank bertuliskan ‘penanggulangan sampah’. Tapi entah siapa orangnya yang memasang, karena memang tak pernah melihat orang terjun langsung membersihkan sampah di sini,” ujar Nila.

Dirinya pernah bermohon kepada Kepala Dusun 6 dan Kepala Desa Bandar Khalifah, meminta sepotong surat untuk bisa melarang atau menegur warga yang membuang sampah. Namun tidak digubris. Akibatnya, ketika menegur warga yang terlihat langsung membuang sampah, malah dimaki warga yang membuang sampah.

Secara terpisah Kepala Dusun (Kadus) 6 Ali Sapridin Desa Bandar Khalifah saat dikonfirmasi, Rabu (2/10) terkait sampah mengatakan, pihaknya tidak pernah tahu setiap sampah yang diangkat dari Dusun 6 dibuang kemana. Memang ada warga yang melaporkan bahwa sampah sampah yang diangkut pakai becak, selalu dibuang ke Jalan Benteng Hilir.

“Padahal Minggu lalu para Kadus gotong royong dengan memakai mobil sampah dari kecamatan untuk mengangkutnya, tapi Rabu,(2/10) saat melintas dari jalan itu, terlihat sudah penuh lagi sampahnya,” katanya.

Saat disinggung, berapa iyuran sampah yang dikutip dari warga Dusun 6. Ali Sapridin menyatakan, warga dikutip sebesar Rp15.000,- diangkut pakai becak seminggu dua kali. Bahkan seminggu sekali dikutip oleh Suparman petugas sampah setiap tanggal 1, paling lambat tanggal 3 setiap bulannya.

Sementara pengakuan Nur yang tinggal di Jalan Balai Desa, kernet mobil sampah mengutip Rp20.000 bagi warga di pinggir jalan Balai Desa dan Perumahan.

Hal senada juga dikatakan Hidayat yang tinggal di kompleks perumahan Griya Sakinah Jalan Balai Desa, Desa Bandar Khalifah, warga kompleks di lingkungan Griya Sakinah dikotip per KK Rp 20.000,- sampah diangkut pakai becak oleh Marbun petugas sampah.

“Perkara Marbun berapa setor ke Kecamatan, kami tidak mau tahu yang penting sampah diangkut, jangan sampai menggunung dan menimbulkan bau di lingkungan kompleks dan itu dibayar paling lambat tanggal 5 setiap bulannya,” ujar Hidayat.

Dari 18 000 Kepala Keluarga (KK) dan 17 Dusun untuk Desa Bandar Khalifah, khusus Dusun 6 pada prinsipnya warga tidak keberatan untuk membayar iyuran sampah, ujar Kadus. Asalkan sampah diangkut dan di buang ketempat pembuangan yang jelas, karena potensi sampah di daerah ini sangat besar dengan jumlah ribuan KK.(Hari’S)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,8 Juta Kendaraan melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H+4 Idulfitri 1447H/2026*
Polda Sumut Bongkar Judol Jaringan Kamboja, Amankan 19 Tersangka
Polsek Medan Area Tangkap Residivis Pencurian Uang Digunakan untuk Beli Sabu dan Main Judi Online
Dukung Akses Warga, Polresta Deli Serdang Laksanakan Renovasi Jembatan Presisi Merah Putih Kuala Sabah
Polda Sumut Bongkar Judol Jaringan Kamboja, Amankan 19 Tersangka
komentar
beritaTerbaru