Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
kota
MEDAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Generasi milenial Sumatera Utara (Sumut) kembali disajikan acara milenial yang bertajuk ‘Milenial Fest Industri 4.0’. Acara yang digelar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Sumut ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional, seperti Ketua PP Kagama yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Pakar Smart City Universitas Gajah Mada Rini Rachmawati.
Para mahasiswa yang hadir sangat mengapresiasi acara yang gelar di Hotel Adimulia, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (3/10), dan dibuka secara resmi Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah. “Terimakasih Pak Gubernur, Kagama Sumut dan berbagai pihak terkait lainnya, yang telah menyelenggarakan acara yang berkualitas seperti ini,†ungkap Farouq, mahasiswa dari salah satu perturuan tinggi negeri di Kota Medan.
Menurutnya, kegiatan seperti ini harus menjadi agenda rutin di Sumut, karena sangat bermanfaat bagi generasi milenial seperti dirinya. “Banyak ilmu dan informasi penting yang kita dapat di acara ini, karena itu kita berharap akan ada lagi acara seperti ini ke depannya,†ujarnya.
Wagub Musa Rajekshah pada kesempatan itu menyampaikan, generasi muda harus selalu berinovasi. Apalagi masa sekarang adalah masanya Industri 4.0 yang segalanya sudah berbasis digital. Wagub pun berpesan pada para mahasiswa yang hadir agar selalu kreatif dan berinovasi, khususnya di bidang digital.
Selain itu, untuk menghadapi era revolusi industri 4.0, generasi muda juga harus memiliki kemampuan, Â kritis, kreatif, komunikatif, rasa ingin tahu yang tinggi, dan bertanggungjawab. Diharapkan generasi millenial dapat menjadi generasi yang membawa perubahan, khususnya di Sumatera Utara.
“Kita tidak bisa mengelak dari keadaan, saya harapkan mahasiswa kalian harus kreatif dan punya inovasi, kalau tidak bisa ketinggalan, jangan sampai jadi pembantu di rumah sendiri,†katanya.
Disampaikan juga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara telah berkomitmen mengoptimalkan sistem digital yang sudah dibangun sebelumnya. “Pemprov Sumut terus berupaya mengoptimalkan e-government, kita semakin tegas dan semakin utuh,†ujarnya.
Menurut Wagub, pelaksanaan e-government bagi pemerintah bertujuan untuk efisiensi waktu dan biaya. Misalnya, dalam surat menyurat digital yang akan berdampak pada efisiensi kertas. Serta pengawasan kinerja ASN bisa dilakukan lebih mudah dan tercatat secara digital. Begitu pula dengan transparansi anggaran yang ada di Pemprov Sumut.
“Transparan itu adalah satu keharusan, kalau kita mau kerja serius jujur, memang harus jadi Smart Province (provinsi cerdas), tapi meski punya teknologi canggih, kembali lagi pada diri masing-masing SDM kita agar itu terwujud,†kata Musa Rajekshah.
Ketua PP Kagama Ganjar Pranowo mengatakan, rakyat hanya perlu pelayanan mudah, murah, dan cepat. Tiga hal tersebut harus dilakukan pemerintah. Untuk selanjutnya diimplementasikan dalam provinsi cerdas.
Ganjar mencontohkan, di era digital, pelayanan tersebut bisa juga dilakukan dengan media sosial. Waktu itu ia menggunakan media sosial seperti twitter. Sejak itu banyak pengaduan masuk ke twitternya. Bahkan ia meminta OPD Jateng gunakan medsos untuk menerima pengaduan masyarakat.
“Masalah pungli, layanan buruk, jalan rusak, orang tidak bisa sekolah, sekian banyak itu masuk ke data saya, dan selanjutnya  staf mengolah data tersebut,†ungkap Ganjar.
Pakar Smart City Universitas Gajah Mada Rini Rachmawati mengatakan, ada 6 dimensi yang harus dipenuhi untuk mewujudkan Smart City maupun Smart Region. Di antaranya smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, serta smart environtment. Oleh sebab itu diperlukan perencanaan. “Menyusun master plan sangat penting sekali, dibutuhkan peran ahli perencanaan,†katanya.
Direktur Utama Gamatechno Muhammad Aditya Arief Nugraha mengatakan untuk mewujudkan smart city ataupun province, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Sekarang adalah era kolaborasi antar individu. “Inilah eranya crowd individu ke individu, banyak pihak, membangun smart city tidak mudah, smart city adalah ekosistem dengan banyak platform yang tujuannya melayani masyarakat agar kualitasnya meningkat,†katanya.
Millenial Fest Industri 4.0 diadakan oleh Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sumut. Diadakan mulai tanggal 3-5 Oktober 2019. Kegiatannya berupa pameran dan seminar.
Turut hadir Ketua KAGAMA Sumut M Hamied Wijaya, Wakil Bupati Batubara Oky Iqbal Frima, Kepala Perwakilan BI Sumut Wiwiek Siswo Widayat, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM Paripurna P Sugarda, OPD Pemprov Sumut, akademisi, praktisi dan mahasiswa.(W03)
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
kota
Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,8 Juta Kendaraan melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H4 Idulfitri 1447H/2026
kota
Polda Sumut Bongkar Judol Jaringan Kamboja, Amankan 19 Tersangka
kota
Polsek Medan Area Tangkap Residivis PencurianUang Digunakan untuk Beli Sabu dan Main Judi Online
kota
Dukung Akses Warga, Polresta Deli Serdang Laksanakan Renovasi Jembatan Presisi Merah Putih Kuala Sabah
kota
sumut24.coMEDAN, Polda Sumut melalui Ditressiber berhasil membongkar praktik judi online (Judol) jaringan Kamboja di dua lokasi Apartemen Ro
kota
Sergai sumut24.co Hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Da
News
Pererat Silaturahmi Lebaran, Poldasu & PWNU SU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
kota
Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo &ndash Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
kota
JAKARTA, SUMUT24.CO Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengikuti rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L) yang dipimpin Menteri
News