Rabu, 25 Maret 2026

Gubsu: Big Bad Wolf Digelar 2 Kali Setahun, Uli:Beli Buku Didiskon 60-80 Persen

Administrator - Rabu, 04 September 2019 14:50 WIB
Gubsu: Big Bad Wolf Digelar 2 Kali Setahun, Uli:Beli Buku Didiskon 60-80 Persen

Medan I SUMUT24.CO Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta penyelenggara Bazar Buku Terbesar di Dunia Big Bad Wolf digelar 2 kali setahun. Kenapa harus dua kali setahun? Karena dengan bazar buku terbesar ini masyarakat akan datang untuk membeli buku yang harganya diskon sampai 80 persen. Dengan meningkatnya animo masyarakat membeli buku berarti minat baca masyarakat juga akan bertambah.

Baca Juga:

“Kita berharap, dengan meningkatnya minat baca masyarakat akan meningkatkan budaya kerjanya juga. Banyak baca buku akan menjadikan seseorang sedikit bicara dan banyak bekerja, bukan malah sebaliknya, banyak bicara sedikit bekerja,” kata Edy Rahmayadi pada acara Pembukaan Bazar Buku Terbesar di Gedung Andromeda eks Bandara Polonia Medan, Rabu (4/9/2019).

Gubsu sekaligus membuka secara resmi Bazar Buku didampingi Presiden Direktur PT. Jaya Ritel Uli Silalahi, Enny Kamal selaku Regional Head Bank Central Asia (BCA), Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Selamun, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi, Kadis Pendidikan Provsu Arsyad Lubis, Kadisnaker Kota Medan Hanna Lore Simanjuntak serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT Jaya Ritel Uli Silalahi sebagai penyelenggara Bazar Buku Terbesar di Dunia Big Bad Wolf menyediakan jutaan judul buku dengan diskon 60 persen sampai 80 persen 24 jam non stop dari tanggal 6 September sampai 16 September 2019.

Berkat tingginya antusiasme dan permintaan dari masyarakat, Bazar Buku Big Bad Wolf tidak hanya diadakan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Medan, melainkan di tujuh kota besar di Inonesia mewakili Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Misi untuk menggalakkan budaya membaca sejak dini serta menyediakan akses untuk memperoleh buku berkualitas bagi semua kalangan menjadi semangat Big Bad Wolf dalam mempelopori bazar ini.

“Kami juga berharap dengan hadirnya Bazar Buku Big Bad Wolf dapat mengajak masyarakat untuk lebih mencintai buku dan meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, menghadapi tantangan tersebut kita harus berusaha untuk terus-menerus meningkatkan kualitas diri dengan banyak membaca, membaca, dan membaca sehingga kita bisa meningkatkan daya saing yang lebih kompetitif,” ujar Uli Silalahi. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kehadiran ASN Asahan Capai 98% di Apel Perdana Pasca Idul Fitri 1447 H
WFH PNS: Strategi Hemat Energi atau Sekadar Wacana?
"Medan Darurat Kabel Semrawut, Rommy Van Boy Desak Pemko Perluas Program 'Merata'"
OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid
Akademisi UISU Nilai Pantai Merdeka Sergai Berpotensi Besar, Dorong Pemerintah Turun Tangan
Kecelakaan Maut  di Jalan Lintas Berastagi Bus Almasar Tabrak 2 Motor, 1 Tewas 2 Luka
komentar
beritaTerbaru