Rabu, 25 Maret 2026

Roket Kendali ITM Sukses Lampaui Poin di Kompetisi LAPAN

Administrator - Selasa, 03 September 2019 14:54 WIB
Roket Kendali ITM Sukses Lampaui Poin di Kompetisi LAPAN

 

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24

Tim Sarang Helang Aerospeed Institut Teknologi Medan (ITM) sukses mengirimkan satu divisi pada kelas wahana sistem kendali (roket kendali) dengan penggerak EDF. Ternyata, roket ini mampu melebihi capaian tim yang sudah lama berpartisipasi sebelumnya.

“Capaian tersebut antara lain adalah sikap peluncuran sempurna dengan penyimpangan cukup kecil, jarak jangkauan melebihi 100 poin yaitu 165 poin dari 200 poin yang ditentukan panitia 2019,” kata Dosen Pembimbing Mahyunis ST MT bersama 4 mahasiswa jurusan mesin semester 6, Saddam Armada Akbar, Herman Suhda, Adrian Yusri dan Sultan Guntur Tanjung di kampus Jalan Gedung Arca Medan, Selasa (3/9).

Tim Sarang Helang Aerospeed ITM mengikuti kompetisi Komurindo-Kombat 23 sampai 26 Agustus 2019 di Pusat Sain dan Teknologi Atmosfer Jalan Djunjunan 133, LAPAN-Bandung dan Balai Uji Teknologi dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Garut Jawa Barat serta Lanud TNI-AU, Jawa Barat.

Kompetisi Muatan Roket Indonesia dan Wahana Sistem Kendali (Komurindo) merupakan kompetisi pertama kalinya diikuti ITM yang diselenggarakan Lembaga Penerbangan Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN).

Target utama tim Sarang helang Aerospeed adalah mampu mencapai target tahun 2017 yang dicapai oleh tim-tim lainnya. “Alhamdulillah terget ini tercapai dengan baik, terima kasih kepada Yayasan Dwiwarna Medan dan Rektor ITM atas dukungan penuh,” katanya.

Dikatakan Mahyunis, pengendali roket adalah pengendalian roket Electric-Ducted-Fan (EDF) dalam mencapai sasaran secara horizontal.Kendali aktif yang diterapkan pada wahana sistem kendali untuk dapat menjelajah baik secara vertical maupun horizontal dan mampu mencapai sasaran berbasis posisi latitude-longitudinal dan ketinggian dalam mdpl (meter dari permukaan laut).Setelah mencapai sasaran ini wahana sistem kendali harus mampu mendarat dengan menggunakan parasut.

Seluruh peserta yang memasuki final diseleksi secara ketat dengan seleksi proposal, dan disaring kembali dengan laporan perkembangan melalui video hingga mengikuti workshop. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kehadiran ASN Asahan Capai 98% di Apel Perdana Pasca Idul Fitri 1447 H
WFH PNS: Strategi Hemat Energi atau Sekadar Wacana?
"Medan Darurat Kabel Semrawut, Rommy Van Boy Desak Pemko Perluas Program 'Merata'"
OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid
Akademisi UISU Nilai Pantai Merdeka Sergai Berpotensi Besar, Dorong Pemerintah Turun Tangan
Kecelakaan Maut  di Jalan Lintas Berastagi Bus Almasar Tabrak 2 Motor, 1 Tewas 2 Luka
komentar
beritaTerbaru