Jumat, 20 Maret 2026

Poldasu Usut Pembakaran 20 Eksemplar Al-Quran di Langkat

Administrator - Rabu, 26 Desember 2018 13:56 WIB

Poldasu I SUMUT24.CO

Baca Juga:

Masyarakat kini tengah dihebohkan dengan pembakaran 20 eksemplar Al-Quran di Taman Pendidikan Quran (TPQ) Mujahid Generasi Alquran, tepatnya di belakang Masjid Nurul Huda, Kelurahan Payamabar, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Informasi yang diperoleh, pembakaran tersebut terjadi pada Senin (24/12) lalu. Dimana saat itu, sekitar pukul 15.00 WIB, warga menemukan sisa puluhan Al-Quran yang telah dibakar, namun pelakunya tidak ditemukan.

Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol Agus Andrianto yang disinggung soal ini mengatakan, pihaknya kini tengah menyelidiki kasus pembakaran kitab suci tersebut, dan sudah memeriksa 4 orang saksi. Namun ia mengaku, upaya itu menjadi tidak mudah, karena tidak ada kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Memang kita harus pelan-pelan melakukan pendekatan kepada warga di sekitar TKP. Ini masalahnya sangat sensitif. Yang bersangkutan mungkin juga takut. Mudah-mudahan dengan pendekatan persuasif, kita bisa peroleh informasi seakurat mungkin terkait dengan pelaku,” ujar Kapoldasu kepada wartawan, Rabu (26/12).

Agus menduga, pembakaran itu dilakukan oleh pihak yang ingin memancing kekisruhan. Untuk itu, Jenderal Bintang Dua ini mengimbau agar masyarakat tetap tenang, agar kasus pembakaran Al-Quran ini bisa segera diungkap.

“Saya yakin ini ada upaya-upaya untuk memancing di air keruh. Mohon kepada seluruh warga untuk tenang, karena kita akan upayakan untuk segera bisa mengungkap masalah ini. Tentunya harus didukung oleh informasi-informasi yang akurat dari masyarakat. Mudah-mudahan pelaku yang punya niat tak baik ini bisa kita ungkap,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat Ahmad Mahfuz mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, dan jangan sampai, kejadian pembakaran Al-Quran ini malah menyulut masyarakat untuk melakukan tindakan provokatif.

“Jangan sampai terpancing provokasi. Kita serahkan kasus ini kepada pihak yang berwajib. Kita ingin kondisi Langkat dan Sumatera Utara tetap tentram. Jangan sampai ada yang mencoba menggiring isu ini dan menjadikannya alat untuk menebar benih konflik,” tegasnya.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
YBM PLN UIP SBU dan Tim TJSL Kolaborasi Santuni Anak Yatim Dhuafa dan Korban Bencana Sumatera di Momentum Buka Puasa Bersama Ramadhan 1447 H
Perkuat Sinergi Informasi Ketenagalistrikan, PLN UIP Sumbagut Gelar Media Gathering Ramadan 2026
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Siap Jalankan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pastikan Pasokan Energi Tetap Terjaga Dan Layanan Optimal
Ramadhan Penuh Berkah, PLN UIP SBU Buka Puasa Bersama Karyawan, Awak Media, Tenaga Alih Daya Dan Anak Yatim Dhuafa
PLN UID Sumatera Utara Siapkan 113 SPKLU di 91 Lokasi Strategis, Dukung Kenyamanan Mudik Kendaraan Listrik Saat Idulfitri 1447 H
Duka Simanguntong dan Kegagalan Tata Kelola PETI di Mandailing Natal
komentar
beritaTerbaru