Prabowo dan Megawati Bersilaturahmi Jelang Idulfitri 1447 H di Istana Merdeka
Jakarta Sumut24.coPada hari ke29 bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan P
NewsMEDAN, Sudah lebih dari sepekan Bupati Labuhanbatu non aktif Pangonal Harahap diantarkan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Rutan Klas IA Tanjunggusta, Medan. Namun hingga kini berkas perkara mantan orang nomor satu di Kabupaten Labuhanbatu itu belum juga diterima Pengadilan Negeri Medan.
Baca Juga:
Dikatakan Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin, bahwa pengadilan belum menerima berkas perkara Pangonal Harahap untuk disidangkan. “Belum ada. Persidangannya kemungkinan memang di sini, tapi sampai sekarang belum ada kita terima pelimpahan berkasnya,” ucap Jamaluddin, Minggu (25/11).
Mengingat berkas perkara Pangonal yang masih di tangan penyidik KPK, Jamaluddin menyebutkan, seluruh kewenangan terhadap Pangonal merupakan hak dari KPK.
“Karena pelimpahan berkas itu kan harus lengkap semuanya. Jadi karena yang bersangkutan masih di Rutan Tanjunggusta. Itu masih kewenangan dari pihak KPK. Kita hanya menunggu,” ujarnya.
Jamaluddin juga belum bisa pastikan, apakah berkas perkara Pangonal dalam minggu ini sudah masuk ke PN Medan.
“Apakah minggu depan sudah dilimpahkan. Belum tahu juga. Bisa saja jadi di akhir tahun. Karena belum kita terima, saya belum bisa sampaikan siapa hakimnya, kapan sidangnya. Nanti lah, kalau sudah diterima, kita sesuaikan jadwalnya,” tandasnya.
Bupati Labuhanbatu nonaktif Pangonal Harahap, dititipkan KPK ke Rutan Klas I Medan pada 14 November lalu. Pangonal diserahkan tiga orang jaksa KPK. Ia ditempatkan di sel tipikor rutan.
Bupati Pangonal Harahap diduga menerima suap dari Direktur PT Binivan Konstruksi Abadi, Efendy Sahputra alias Asiong terkait proyek di Labuhanbatu pada tahun 2016, 2017 hingga 2018.
Pangonal Harahap dinilai telah menerima suap puluhan miliar dari Asiong setelah KPK melakukan penyidikan lebih lanjut dari 33 saksi untuk dimintai keterangan.
Sementara, dalam waktu terpisah, Asiong hingga kini sudah menjalani agenda tuntutan pada sidang yang berlangsung Ruang Utama Pengadilan Negeri Medan, Kamis (22/11/2018) lalu.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK meminta majelis hakim menghukum Asiong dengan pidana penjara 4 tahun, denda Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan.
Asiong terbukti melakukan tindak pidana penyuapan secara berkelanjutan terhadap Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap untuk mendapatkan proyek pada tahun 2016, 2017 dan 2018 sebesar Rp 38 miliar lebih ditambah SGD 218.000 Dollar Singapura. (red)
Jakarta Sumut24.coPada hari ke29 bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan P
News
Kapolda Sumut Cek Arus Mudik di Labusel, Pantauan Real Time Andalkan Google Maps dan CCTV
kota
RAMADHAN KE29, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN TAKJIL DAN SEMBAKO UNTUK PEKERJA JALANAN DI MEDAN AREA
kota
Medan Suasana penghujung Ramadan dimanfaatkan dua sahabat lama di dunia jurnalistik, Rianto SH MH yang akrab disapa Anto Genk dan Azhari
News
Kapolda Sumut Pantau Arus Mudik via Patroli Udara, Pastikan Jalur Aman dan Lancar
kota
Kapolda Sumut Tinjau Pos Pam di Labuhanbatu, Pastikan Operasi Ketupat Toba 2026 Siap Amankan Arus Mudik
kota
Paman Polda Sumut Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan Ops Ketupat Toba 2026 di Polresta Deli Serdang
kota
Polda Sumut Tetapkan Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Dugaan Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Rp.28 Miliar
kota
sumut24.co BATUBARA, Menyambut Idul Fitri 1447 hijrah, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memberangkatkan 140 pemudik dalam program Mud
News
Sergai sumut24.co Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memanfaatkan momentum bul
News