Jumat, 20 Maret 2026

TOTALITAS KODAM I/BB, TMMD KE 103 TAHUN 2018

Administrator - Jumat, 23 November 2018 09:50 WIB
TOTALITAS KODAM I/BB, TMMD KE 103 TAHUN 2018

MEDAN|SUMUT24.Co

Baca Juga:

Meski peluh mengalir disetiap kaki melangkah, dipadu dengan teriknya sinar mentari yang kerap menyelimuti, tak sedikitpun menggoyahkan arah untuk membuktikan cinta dengan mengantarkan mimpi sebagai bukti bhakti kepada Ibu Pertiwi. Wajah ceria selalu terpancar, meski berbalut penat dan lelah. Semua ini semata untuk memberikan arti, bahwa Rakyat adalah Ibu kandung TNI. TNI dan Rakyat tidak dapat dipisahkan, TNI tetap ada dihati Rakyat. Semua ini, diwujudkan dalam totalitas Kodam I/BB dalam TMMD ke 103 tahun 2018.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Roy Hansen Sinaga menjelaskan, bahwa pelaksanaan TMMD ke 103 di wilayah Kodam I/ BB ini dilaksanakan di 6 wilayah yakni untuk di wilayah Sumatera Utara di  Kabupaten Langkat dan Kabupaten Tapanuli Utara. Kemudian, untuk di wilayah Sumatera Barat dilaksanakan di Kabupaten Pesisir Selatan dan Tanah Datar. Selanjutnya, di Provinsi Riau dilaksanakan di kota Pekanbaru dan Kepri tepatnya di Kepulauan Bintan.

Khusus di Kabupaten Langkat, pelaksanaan TMMD ke 103 Kodim 0203/Langkat Korem 022/PT Kodam I/BB  dilaksanakan di Desa Palu Pakih Babussalam Kecamatan Batang Serangan Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, yang diharapkan dapat memberikan harapan untuk meraih mimpi bagi masyarakat yang ada disana.

Dibangunya empat jembatan di desa tersebut, seakan telah mewujudkan mimpi bagi masyarakat disana, yang sejak berpuluh puluh tahun mendambakan adanya jembatan sebagai akses jalan penghubung,antara ke  Desa Mekar Jaya Kec Wampu dan Desa Palu Pakih Kec Batang Serangan, dan sebagai sarana mengangkut hasil panen masyarakat.

Meski terkadang kondisi alam tidak mendukung saat melakukan pekerjaan fisik,namun Satgas TMMD tetap semangat walau harus bermandikan lumpur di kala hujan,dan bermandikan peluh ditengah teriknya matahari.  Ini adalah salah satu  pengabdian dan bhakti yang ditunjukkan Satgas TMMD ke- 103 Kodim 0203/Lkt, dalam mewujudkan mimpi warga desa yang ingin memiliki jembatan sebagai akses jalan penghubung antara desa, tanpa pedulikan kondisi alam,  Satgas TMMD terus melakukan penanaman pancang tiang jembatan, dengan harapan dapat menuntaskan tugas sesuai dengan waktu yang sudah direncanakan.

Kini, harapan warga disana memiliki jembatan yang layak sudah terwujud, seiring dengan harapan meraih mimpi melalui meningkatnya taraf ekonomi dan kehidupan yang layak.

“Kehadiran TMMD ke 103 Kodim 0203/Langkat Korem 022/TP di Dea Paluh Pakih juga melaksanakan kegiatan fisik lainya, bersama rakyat Satgas TMMD dan personil Polri  juga melaksanakan rehab TPA, membuat Pos Kamling, rehab Musholla, merehab rumah tinggal layak huni bagi Ibu Saodah (83) yang merupakan janda veteran RI, serta pembuatan jalan,”terang Kapendam I/BB.

Selain pembuatan jembatan, sarana pembuatan jalan sebagai akses utama masyarakat sangat bermanfaat dalam meningkatkan perekonomianya, saat ini jalan yang dibangun  telah dapat dilalui oleh kendaraan roda 2 dan juga roda 4. Padahal, jalan ini sebelumnya adalah jalan setapak, yang sama sekali tidak dapat dilalui, khususnya pada saat hujan.  Hal ini, telah memberikan harapan yang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomianya.

“Ada rasa bangga yang patut diberikan kepada setiap anggota Satgas TMMD yang telah bekerja keras, dengan hasil yang memuaskan dalam pelaksanaan TMMD ini,”terang Kolonel Inf Roy Hansen Sinaga.

Tak hanya berperang menjaga keutuhan NKRI, akan tetapi juga telah melaksanakan tugas dan kewajibanya, seperti yang termaktub di dalam Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI, serta melaksanakan program tetap Komando Atas yang bertujuan untuk memberikan kesejahteraan kepada rakyat melalui pembanguna melalui program TMMD , yang merupakan program  lintas sektoral yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun,sebagai wujud kepedulian nyata TNI kepada Rakyat.

Kendati prajurit Satas TMMD harus meninggalkan keluarga selama satu bulan lamanya, namun hal itu  tak sedikitpun menggoyahkan untuk laksanakan tugas  hingga tuntas,  meski rasa rindu terkadang datang. Demi kepentingan Rakyat,TNI rela berkorban.

Harapan masyarakat Desa Paluh Pakih selama puluhan tahun memperoleh pembangunan jalan dan jembatan yang layak, kini terwujud sudah setelah program TMMD ke 103 Kodim 0203/Lkt hadir disana.  Bersama dengan masyarakat, TNI silangkan senjata dan menggantinya dengan perkakas kerja, untuk membantu dan mendorong  Pemerintah Daerah membangun infrastruktur dan sarana prasarana, yang menjadi kebutuhan dan bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Dengan keterbatasan peralatan kerja, para prajurit TNI telah membuktikan kemampuanya membangun empat jembatan penghubung yang selalu digunakan masyarakat sebagai akses mengangkut hasil panen ladangnya, ditambah dengan akses jalan yang kini semakin membuat jarak semakin dekat.

Kapendam I/BB menjelaskan bahwa, pelaksanaan TMMD ke 103, merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Kementerian, Lembaga Pemerintahan Non Kementerian (LPNK), Pemerintah Daerah dan komponen bangsa lainnya dalam hal ini rakyat Indonesia.  Dalam pelaksanaannya, TMMD diprioritaskan masuk ke wilayah pedesaan yang miskin dan tertinggal, terpencil dan terisolir, berada di perbatasan atau pulau-pulau kecil terluar, desa kumuh atau wilayah yang memang sama sekali belum tersentuh oleh pembangunan.

“Rakyat adalah Ibu kandung TNI, dan TNI anak kandung Rakyat, TNI tanpa Rakyat tidak ada apa-apanya, sebaliknya Rakyat tanpa TNI tidak juga tidak berarti apa-apanya. Soliditas TNI bersama seluruh komponen dan elemen masyarakat, harus selalu terpatri  guna memperkokoh persatuan dan kesatuan, sehingga NKRI tetap tegak kokoh sampai kapanpun,” tegasnya.

Hubungan emosional yang melekat dalam silaturahmi yang akrab antara Satgas TMMD dengan masyarakat terpancar saat digelarnya acara penutupan TMMD ke 103 Kodim 0203/Langkat yang dilaksanakan bersama dengan Personil Polri ini di Lapangan Bola Kaki Kantor Kec. Wampu, Jalan TM Daud no 1 Binjai, Kabupaten Langkat, pada  Selasa (13/11)  oleh Kasdam I/ BB TNI Hasanuddin S.I.P.

Beberapa orang masyarakat terlihat menangis, seakan tak rela ditinggal oleh para Satgas TMMD yang selama sebulan tingal dirumahnya. Bahkan, para Ibu-ibu seperti merasa kehilangan anaknya sendiri.

“Ini adalah sebuah hubungan emosional yang melambangkan kedekatan TNI dan Rakyat.Tentu, kedekatan ini akan terus berlangsung. Anggota Satgas TMMD dapat terus melakukan komunikasi, begitu juga dengan masyarakat yang setiap saat dapat memberi masukan atau laporan kondisi hasil pekerjaan TMMD yang sudah dilakukan,”uajr Kapendam I/BB.

Hasil pekerjaan yang telah dilakukan dalam TMMD ke 103 ini, akan terus dipantau dan di evaluasi. Harapanya, setelah hasil pekerjaan itu diserahkan kepada Pemerintah Daerah, dapat dilanjutkan dengan peningkatan pembangunanya kedepan.

Sementara itu, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah secara resmi menutup pelaksanaan TMMD ke 103 Kodim 1307/TD dihari yang sama Selasa, (13/11) di lokasi TMMD Desa Saruaso, Kec. Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.                   (Sumber Pendam I/BB)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Prabowo dan Megawati Bersilaturahmi Jelang Idulfitri 1447 H di Istana Merdeka
Kapolda Sumut Cek Arus Mudik di Labusel, Pantauan Real Time Andalkan Google Maps dan CCTV
RAMADHAN KE-29, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN TAKJIL DAN SEMBAKO UNTUK PEKERJA JALANAN DI MEDAN AREA
Diujung Ramadan, Anto Genk dan Ari Sinik Kenang Jejak Jurnalistik Bersama
Kapolda Sumut Pantau Arus Mudik via Patroli Udara, Pastikan Jalur Aman dan Lancar
Kapolda Sumut Tinjau Pos Pam di Labuhanbatu, Pastikan Operasi Ketupat Toba 2026 Siap Amankan Arus Mudik
komentar
beritaTerbaru