Jumat, 13 Februari 2026

"Dikeker" KPK, Sejumlah Petinggi BUMN Harus Segera Rampungkan LHKPN: Ada PT Pengembangan Pariwisata

Administrator - Senin, 31 Juli 2023 15:36 WIB

Jakarta | Sumut24.co

Baca Juga:

Lagi-lagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapati sorotan karena tingkah laku para petingginya. Pasalnya para petinggi BUMN tersebut disinyalir belum merampungkan penyetoran Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN) baru-baru ini.

Komisi Pemberentasan Korupsi (KPK) pun menyentil beberapa petinggi BUMN yang mana tingkat kepatuhan pelaporan LHKPN nya rendah.

PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia pun tengah dikeker, diduga tingkah petingginya yang tidak patuh untuk melaporkan LHKPN mereka.

Menurut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) walaupun tingkat kepatuhan LHKPN di BUMN hampir mencapai sempurna yakni 99,5 persen, namun ada beberapa yang harus menjadi beberapa catatan.

Dimana ada dugaan 155 Direktur dan Komisaris di BUMN yang belum lapor LHKPN, bahkan ada 6 BUMN yang mendapatkan sorotan karena dianggap tidak patuh dalam pelaporan LHKPN itu.

6 BUMN tersebut yakni PT Pengembangan Pariwisata dengan tingkat kepatuhan hanya 28,13 persen, kemudian ada PT Dok dan Perkapalan Surabaya yang hanya 33,33 persen.

Bahkan ada PT Boma Bisma Indra yang hanya 38,46 persen, PT Dirgantara Indonesia 45,45 persen, PT Aviasi Pariwisata Indoneisa 50 persen, kemudian PT Indah Karya 53,85 persen.

Karena hal tersebut Menteri BUMN Erick Thohir pun kecewa, lantaran masih ada saja petinggi di BUMN yang tidak taat dalam menyampaikan LHKPN.

“Kalau menterinya saja ngelapor (LHKPN) masa anak buahnya enggak mau ngelapor, emang ada yang diumpetin?,” ujar Erick Thohir pada Selasa (25/7/23) silam.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Peringati Bulan K3 Nasional, PLN UID Sumatera Utara Gelar Donor Darah Dan Mini Medical Check Up
UIP SBU Terima Penghargaan Pada Safety Town Hall Meeting PLN 2026
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
Gelar Pelatihan Desa Siaga Bencana, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
Inalum Hilirisasi, Bangun Smelter Terpadu Rp104 Triliun di Kalbar
APMPEMUS Sumut Nilai SPPG Sei Rampah Belum Layak, Soroti Luas Bangunan dan Pengelolaan Limbah
komentar
beritaTerbaru