MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Mantan Aktifis Mahasiswa yang juga Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Medan, Safarudin alias Acil mengatakan, “kita sangat menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi kejadiannya sewaktu jalan dalam keadaan sunyi dan jumlah kenderaan minim, sangatlah bisa di hitung dengan jari. Sehingga kemungkinan ada unsur kesengajaan yang diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan merasa terganggu dengan kevokalan Azhari Sinik,” ujar Acil.
Lebih lanjut dikatakan Azhari Sinik, menyuarakan pembangunan di Kota Medan ini. Ada oknum yang merasa terganggu akibat kritikan Azhari Sinik baik itu Medan sejuta lobang, pohon batu dan termasuk penghargaan yang didapat Kota Medan selama ini yang menurut Azhari Sinik ada yang tidak layak dan kurang pas.
Begitu juga kejadian tersebut sepertinya dimanfaat kan sejumlah pihak untuk melakukan devide et invera (memecah belah) warga kota Medan. “Untuk itu kita berharap Direktur LIPPSU Azhari Sinik agar mengadukan hal tersebut ke aparat penegak hukum yang dialaminya akan dapat diproses dengan sebaik-baiknya. Karena bagaimanapun juga kuat dugaan kejadian tersebut ada keterlibatan pihak-pihak yang memang merasa terganggu aktifitasnya di Kota Medan ini,” ujar Safarudin. (W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News