Sabtu, 14 Februari 2026

Pengerjaan Proyek Tanggul Irigasi di Paya Gambar Diduga Asal Jadi, Kejatisu Diminta Usut

Administrator - Kamis, 25 Mei 2023 03:18 WIB
Pengerjaan Proyek Tanggul Irigasi di Paya Gambar Diduga Asal Jadi, Kejatisu Diminta Usut

Medan I Sumut24.co Pengerjaan proyek tanggul irigasi di Desa Paya Gambar Kecamatan Batangkuis yang diduga  dikerjakan asal jadi sehingga akan merugikan uang rakyat, kita minta Kejatisu sebagai APH agar respon dan mengusut persoalan tersebut sehingga tidak merugikan keuangan negara. Aneh kalau pembuatan irigasi dikerjakan secara asal-asalan, tegas  Ketua Federasi Serikat Pekerja Transportasi SPSI Sumut Sahat Simatupang kepada Wartawan, Kamis (25/5).

Baca Juga:

Menurut Sahat, Kami sangat berterimakasih atas pembangunan tanggul irigasi di Desa Paya Gambar, Batang Kuis, Deli Serdang. Tujuan pembangunan tanggul irigasi tentunya untuk petani. Pada gilirannya nanti, tanggul irigasi akan menekan ongkos produksi karena ketersediaan air yang melimpah ke sawah dan perladangan petani. Namun jika tanggul irigasi dikerjakan asal – asalan, selain kerugian negara di satuan kerja tersebut dalam hal ini BWS Sumatera II Medan, kerugian juga akan dialami petani karena tujuan pembangunan irigasi yakni pengairan ke persawahan tidak maksimal.” Mau tidak mau, suka tidak suka, akan berdampak kepada ongkos angkut hasil pertanian dan supir truk pengangkut hasil pertanian.” kata Sahat Simatupang.

Karena itu untuk mengamankan kepentingan masyarakat dan petani di Batang Kuis, kami meminta agar Kepala BWS Sumatera II Medan mengevaluasi pekerjaan tersebut. Kemudian Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam atau Asisten Pidana Khusus Kejati Sumut harus mengusut pembangunan tanggul irigasi tersebut.” Demi kesinambungan pembangunan ekonomi petani di Deli Serdang terkhusus di Batang Kuis, tegas Sahat.

Sebelumnya diketahui, Pekerjaan pembangunan tanggul saluran air atau irigasi persawahan di Desa Paya Gambar  kecamatan Batangkuis Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara, oleh Balai Wilayah Sungai II Medan Diduga proyek siluman yang sengaja dibuat secara tertutup karena terindikasi tidak memenuhi standar dalam pembangunannya atau asal jadi.

Pasalnya, dari pantauan di lapangan pengerjaan hanya dengan cara batu diletakkan di dasar tanggul, diduga tanpa adanya penggalian pondasi batu. Akibatnya bangunan tanggul tersebut terancam rawan roboh, tidak kokoh, dan tidak akan bertahan lama. Belum lagi papan plank informasi terkadang dipasang dan terkadang sudah tidak ada lagi. Sehingga tidak diketahui berapa anggaran yang dikucurkan dan perusahaan apa yang mengerjakannya.red2

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru