Aman! Tim Jibom Den Gegana Back Up Polres Padangsidimpuan Dispose Granat Militer di Batunadua
Aman! Tim Jibom Den Gegana Back Up Polres Padangsidimpuan Dispose Granat Militer di Batunadua
kota
Medan I Sumut24.co Pengerjaan proyek tanggul irigasi di Desa Paya Gambar Kecamatan Batangkuis yang diduga dikerjakan asal jadi sehingga akan merugikan uang rakyat, kita minta Kejatisu sebagai APH agar respon dan mengusut persoalan tersebut sehingga tidak merugikan keuangan negara. Aneh kalau pembuatan irigasi dikerjakan secara asal-asalan, tegas Ketua Federasi Serikat Pekerja Transportasi SPSI Sumut Sahat Simatupang kepada Wartawan, Kamis (25/5).
Baca Juga:
Menurut Sahat, Kami sangat berterimakasih atas pembangunan tanggul irigasi di Desa Paya Gambar, Batang Kuis, Deli Serdang. Tujuan pembangunan tanggul irigasi tentunya untuk petani. Pada gilirannya nanti, tanggul irigasi akan menekan ongkos produksi karena ketersediaan air yang melimpah ke sawah dan perladangan petani. Namun jika tanggul irigasi dikerjakan asal – asalan, selain kerugian negara di satuan kerja tersebut dalam hal ini BWS Sumatera II Medan, kerugian juga akan dialami petani karena tujuan pembangunan irigasi yakni pengairan ke persawahan tidak maksimal.” Mau tidak mau, suka tidak suka, akan berdampak kepada ongkos angkut hasil pertanian dan supir truk pengangkut hasil pertanian.” kata Sahat Simatupang.
Karena itu untuk mengamankan kepentingan masyarakat dan petani di Batang Kuis, kami meminta agar Kepala BWS Sumatera II Medan mengevaluasi pekerjaan tersebut. Kemudian Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam atau Asisten Pidana Khusus Kejati Sumut harus mengusut pembangunan tanggul irigasi tersebut.” Demi kesinambungan pembangunan ekonomi petani di Deli Serdang terkhusus di Batang Kuis, tegas Sahat.
Sebelumnya diketahui, Pekerjaan pembangunan tanggul saluran air atau irigasi persawahan di Desa Paya Gambar kecamatan Batangkuis Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara, oleh Balai Wilayah Sungai II Medan Diduga proyek siluman yang sengaja dibuat secara tertutup karena terindikasi tidak memenuhi standar dalam pembangunannya atau asal jadi.
Pasalnya, dari pantauan di lapangan pengerjaan hanya dengan cara batu diletakkan di dasar tanggul, diduga tanpa adanya penggalian pondasi batu. Akibatnya bangunan tanggul tersebut terancam rawan roboh, tidak kokoh, dan tidak akan bertahan lama. Belum lagi papan plank informasi terkadang dipasang dan terkadang sudah tidak ada lagi. Sehingga tidak diketahui berapa anggaran yang dikucurkan dan perusahaan apa yang mengerjakannya.red2
Aman! Tim Jibom Den Gegana Back Up Polres Padangsidimpuan Dispose Granat Militer di Batunadua
kota
sumut24.co ASAHAN, Dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Asahan menggelar kegiatan doa bersama dan pemberian s
News
sumut24.co ASAHAN, Polres Asahan menggelar kegiatan Apel Satkamling dan Penyerahan Piala Satkamling Polres Asahan Polda Sumatera Utara, ber
News
Tapsel sumut24.co PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, resmi mengajukan hak jawab kepada redaksi sumut24.co meny
kota
Pemko Pematangsiantar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah
kota
Launching dan Pendistribusian Buku &lsquoSejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan meresmikan Sistem Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) Kabupaten Asahan yang dirangkai denga
News
sumut24.co ASAHAN, Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan menerima kunjungan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Asahan di Rumah Dinas Bu
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menyampaikan apresiasi atas keberhasilan produksi sabut kelapa yang
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan yang di Wakili oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P. Mengajak masyarakat untuk meningkatkan keiman
News