JAKARTA | SUMUT24
Baca Juga:
Sekertaris Jenderal Partai Golkar Pusat, Idrus Marham santai menanggapi beberapa kadernya yang diisukan pindah ke Partai Hanura.
Menurut Idrus, kepindahan kader Golkar merupakan hak setiap kader dalam menentukan pilihannya. Ia mempersilahkan jika ada kader yang berpindah ke partai lain.
“Saya kira setiap orang (kader Golkar) itu punya hak pilihan politiknya. Dia (kader) punya hak, mau di golkar ataupun pindah ke yang lain,” kata Idrus saat akan memimpin Rapat HUT dan Rakernas partai Golkar di kantor DPP, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (8/10).
Ia menegaskan berpartai itu adalah panggilan, pengabdian, panggilan dedikasi untuk sebuah cita-cita, dan ideologi, jadi bukan hanya semata-mata jabatan.
“Tetapi sekali lagi saya tegaskan berpartai adalah panggilan untuk sebuah perjuangan, cita-cita politik, dan sebuah ideologi, itulah sejatinya kita berpartai,” ucapnya.
Menurut dia, kalau ada kader Golkar yang pindah ke partai lain, itu merupakan hak individu dari orang tersebut.
Jangan juga, lanjut dia, ada diantara kader-kader Golkar yang tidak mendapat tiket dari golkar, secara serta merta pindah. Ini yang selalu disampaikan kepada semua kader.
Seperti diberikatan sebelumnya, elit partai partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) diisukan pindah ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). (w01)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News