Transparansi Penyelidikan "Pod Getar" di Asahan Masih Menjadi Tanda Tanya
Asahan sumut24.co Isu maraknya peredaran barang haram yang dikemas dalam bentuk alat vape atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan Pod
Hukum
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Peringatan Hari Buruh se Dunia atau yang dikenal dengan May Day deperingati dengan unjuk ribuan buruh dari berbagai organisasi serikat buruh/ pekerja, Senin (1/5/2023). Peringatan dipusatkan di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan Gedung DPRD Sumut. Sebelum menggelar unjuk rasa dikedua tempat itu, massa buruh/pekerja berorasi di Kantor Wilayah Badan Pertanahan (BPN) Sumut.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Transportasi Nusantara (FSPTN) Sumut yang bernaung dibawah KSPSI pimpinan Andi Gani Newa Wea, Sahat Simatupang mengatakan, secara khusus pada May Day kali ini FSPTN menyampaikan tuntutan kepada Pertamina dan Kepolisian Daerah Sumut agar serius mengusut tuntas praktik penimbunan BBM.” Praktik penimbunan BBM secara nyata merugikan hak warga penerima BBM subsidi antara lain supir, nelayan. Penimbunan BBM pasti bertujuan mencari untung dari selisih harga BBM subsidi ke BBM industri.” ujar Ketua DPD FSPTN Sumut Sahat Simatupang didampingi Ketua DPC FSPTN Kota Medan Rendi Siagian dan Penasihat FSPTN Sumut Budi Sormin alias Busor.
Sahat menambahkan, akibat aksi penimbunan BBM para supir angkutan kota, supir truk, nelayan dan lain – lain kesulitan membeli solar.” Pertamina jangan selalu berdalih razia gudang BBM tidak wewenang mereka. Rakyat sebagai konsumen berhak tau berapa pasokan BBM dan berapa konsumsi atau penjualan BBM di tiap SPBU melalui informasi terbuka di setiap SPBU agar aksi penimbunan BBM bisa dicegah.” ujar Sahat.
Dalam kesempatan aksi May Day, Sahat mendesak Pertamina dan Polda Sumut mengusut tuntas gudang BBM di Jalan Karya Dalam yang beroperasi sejak 2018 dan sudah dinyatakan Polda Sumut dan Pertamina sebagai usaha ilegal.” Salah satu penyebab kelangkaan solar di Sumut karena gudang penimbunan BBM ilegal sangat masif dan ada hampir disemua kota di Sumut.” tutur Sahat.
Praktik culas itu, sambung Sahat, harus segera dihentikan agar para supir yang bergabung dalam FSPTN dan nelayan yang berhak mendapat BBM subsidi dapat melanjutkan hidupnya.” Jangan sampai ada kemarahan dan rasa putus asa sehingga memicu protes dalam skala luas. Penimbun BBM berpesta pora, rakyat kecil antri solar.” pungkas Sahat.
Unjuk rasa ini diterima Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumut Abdul Haris Nasution dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Baharuddin Siagian mewakili Gubernur Sumut.” Ada sembilan tuntutan buruh yang kami terima dan secara khusus ada tuntutan mengenai BBM solar subsudi untuk supir dan nelayan yang disampaikan FSPTN. Kami akan sampaikan kepada Bapak Gubernur Sumut.” kata Baharuddin Siagian.red
Asahan sumut24.co Isu maraknya peredaran barang haram yang dikemas dalam bentuk alat vape atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan Pod
Hukum
Dana Umat di BNI Belum Pulih, Paroki Aek Nabara Tunggu Kepastian Hukum
kota
Gerak Cepat Brimob Sumut! AWC Diterjunkan, Kebakaran Ruko di Pematangsiantar Berhasil Dikendalikan Tanpa Korban Jiwa
kota
MEDAN I SUMUT24.COTim JCS Polrestabes Medan FC kalah telak dari Asahan FC di jornada kedua cabor mini football Pekan Olahraga Wartawan Suma
kota
Dugaan Pemain &039Sisipan&039, Panitia Pelaksana Porwasu Dituding Tak Kompeten Gubsu Bobby Harus Bertindak
kota
Medan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) menggelar rapat koordinasi strategis bersama Konsulat Jenderal Malaysia di Medan dalam
kota
Jakarta Di tengah kebijakan work from home (WFH) hybrid yang diterapkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sejak 2023, Ir. H. Abdul
News
Rakerwil LLDIKTI Wilayah I 2026 di Berastagi Dorong Kampus Lebih Inklusif, Adaptif, dan Berdampak
kota
Medan sumut24.co Dalam rangka menindak lanjuti Gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Kelurahan Terjun, Keca
kota
BATALYON PARAKO 463 PASGAT LEPAS PRAJURIT PANCAWARA MELAKSANAKAN SATGAS PAMTAS RIPNG TH 2026.
kota