Senin, 16 Februari 2026

Mahasiswa Jurnalistik Pusat Pengajian USM Penang Kunjungi PWI Sumut

Administrator - Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Mahasiswa Jurnalistik Pusat Pengajian USM Penang Kunjungi PWI Sumut

Medan I Sumut24.CO Mahasiswa jurnalistik Pusat Pengajian Komunikasi Universiti Sains Malaysia (USM) Penang berkunjung ke PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Sumut, Jalan Adinegoro Medan, Selasa (29/11/2022) guna studi perbandingan dibidang pers kewartawanan.

Baca Juga:

Rombongan mahasiswa Malaysia tersebut diterima langsung Sekretaris PWI Sumut Hamonangan R Panggabean mewakili Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik dan juga diterima Ketua DKP PWI Sumut M.Syahrir MIKom didampingi wakil ketua PWI Sumut Austin Tumengkol, Rifki Warisan, Sugiatmo, Riza Mulyadi, Amrizal (Ketua Advokad PWI Sumut), bendahara PWI Hartati Rangkuti dan wakil Sekretaris PWI Sumut Julia Nuraini Tarigan.

Rombongan mahasiswa Malaysia didampingi mahasiswa STIK Pembangunan langsung dipimpin salah seorang dosen USM Norma Nik Hasan menyatakan maksud dan tujuan kunjungan mahasiswa USM ke Sumatwra Utara khususnya PWI Sumut.

“Mahasiswa yang berkunjung ke PWI Sumut sekitar 15 orang dari program komunikasi. Kedatangan mahasiswa ini atas inisiatif dan biaya mahasiswa sendiri, tapi tidak bisa berlama-lama. Karenanya mahasiswa Malaysia akan memanfaatkan waktu yang ada selama di Medan- Sumatera Utara,” ujar Norma.

Dari kunjungan ini, Norma berharap, melalui diskusi ada rasa cinta terhadap dunia kewartawanan dan mahasiswa bisa belajar dengan pengurus PWI dan wartawan di Sumut, dalam konteks berita di Indonesia, sekaligus menjadi perbandingan bagi mahasiswa di Malaysia.

Dalam diskusi singkat, mahasiswa Malaysia ingin mengetahui lebih banyak tentang PWI sebagai asosiation jurnalis di Indonesia, juga tugas dan fungsi pers di Indonesia khususnya Sumatera Utara, termasuk etika wartawan dalam menghimpun dan menyajikan sebuah berita.

Ketua DKP PWI Sumut M.Syahrir menyebutkan, PWI merupakan home base wartawan dan posisi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media. Artinya tingkat kepercayaan masyarakat dalam memahami media, Indonesia di peringkat pertama dunia. Posisi kedua China dan Malaysia diperingkat ketujuh. Tapi diera digital dimulai dengan medsos yang ratingnya tinggi.

Dizaman orde baru, kata Syahrir, pers itu pers pemerintah sehingga suara media koornya sama. Tapi sekarang sudah bebas menjadi pers terbuka, sehingga siapa saja bisa menjaadi pers.

“Semua berita harus ada chec and richeck atau balance. Itu tugas wartawan menyampaikan informasi dalam bentuk berita yang akurat, biar masyarakat yang menilai,” ujar Syahrir seraya menambahkan, wartawan tidak dibenarkan menerima ‘suap’ dalam konteka berita. Jika terbukti agar segera dilaporkan ke Dewan Kehormatan untuk diproses dan sanksinya dimungkinkan dicabut kompetensinya sebagai wartawan.

Melalui diskusi tanya jawab, Pengurus PWI Sumut menjelaskan tentang PWI sebagai organisasi kewartawanan terbesar dan tertua di Indonesia, serta tugas dan fungsi PWI, Upaya PWI meningkatkan kualitas wartawan melalui program uji kompetensi bagi wartawan dibawah payung PWI.(red-1)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
JMSI Sumut Apresiasi Terpilihnya Salman Sihotang sebagai Ketua PD PERPAMSI Sumut 2026–2030
Jelang Ramadhan 1447 H, Rico Waas Punggahan dan Bantu Masjid Ikhwanul Muslimin Medan Amplas
UNPAB Resmikan dan  Peletakan Batu Pertama Science Techno Park Al-Amin
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
komentar
beritaTerbaru