PTPN IV Regional 2 Tegaskan, 65 Hektare Lahan Kebun Sosa Sah Masuk HGU Hingga 2043
sumut24.co PADANG LAWAS, PTPN IV Regional 2 menegaskan status hukum lahan seluas 65 hektare yang berada di Afdeling 8 Kebun Sosa, Kabupaten
News
Pakpak Bharat | SUMUT24
Baca Juga:
Masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat hingga kini tetap optimis bahwa penegakan hukum masih tetap tajam ke atas. Apalagi aparat penegak hukum tetap bekerja ekstra untuk membongkar kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes mulai tahun 2011 Dengan pagu anggaran Rp5 miliar dan tahun 2012 pagu anggaran Rp2,5 miliar.
“Artinya, ada sebesar Rp7,5 miliar uang yang uang semestinya diperuntukkan bagi kesehatan masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat, tapi anggaran tersebut diduga tak sampai ke masyarakat. Diduga, mantan Plt Direktur RSUD Salak, dr Pintar Manihuruk adalah orang yang paling bertanggung jawab kemana anggaran Rp7,5 miliar itu digunakan. Tapi sayangnya dia masih kebal hukum” tegas Pak Mondah Sinamo, warga Pakpak Bharat kepada SUMUT24, Minggu malam (2/4).
Lebih lanjut dikatakannya, sebagai pejabat tinggi yang pernah diberi amanah untuk mengalokasikan anggaran alat-alat kesehatan (Alkes) Rp7,5 miliar di RSUD Salak, “semestinya dr Pintar Manihuruk lebih pintar (tak kecelongan,red) untuk memanfaatkan anggaran alkes dipergunakan semestinya, bukan malah seenaknya ‘dipofa-poyakan’ untuk kepentingan yang bukan buat kesehatan masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat,” pinta Mondah Sinamo.
Kalau hari ini yang memimpin atau Direktur RSUD Salak bukan lagi dr Pintar Manihuruk, lanjut Mondah Sinamo, tapi kan dirinnya atau semasa dia menjabat anggaran itu dikucurkan.
“Bukankan dr Pintar Manihuruk yang meneken pencairan anggaran alkes senilai Rp7,5 miliar itu. Maka dirinyalah harus diminta pertanggung jawabannya, bukan pejabat penggantinya,” ujar Mondah Sinamo lagi. Sementara itu, informasi yang diproleh SUMUT24 kemarin terkait dr Pintar Manihuruk yang kini menghadapi persoalan ada alkes Rp7,5 miliar, dikabarkan dr Pintar Manihuruk sampai-sampai menjual asetnya berupa tanah miliknya sendiri di Medan.
Namun membuat masyarakat menjadi bertanya-tanya, dr Pintar Manihuruk menjual asetnya di Medan, karena persoalan Alkes atau persoalan lain. “Apakah dr Pintar Manihuruk menjual asetnya untuk buat setor tutup mulut agar para penegak hukum sampai yang hingga saat ini tutup mata,” ujar Mondah Sinamo penuh kecurigaan, “Yang jelas, hingga kini kasus dana Alkes Rp7,5 miliar itu tidak pernah tersentuh hukum, karena diduga kuat adanya upaya Kong kalikong antara oknum penegak hukum dengan dr Pintar Manihuruk,” ujar Mondah Sinamo penuh curiga.
dr Pintar Manihuruk: Tanahku Sudah Terjual di Medan
Sementara itu SUMUT24, Senin (27/3) kemarin sudah mengkonfirmasikannya ke dr Pintar Manihuruk soal tudingan dugaan korupsi anggaran alkes Rp7,5 miliar itu di ruang kerjanya.
“Aku pasrah sajalah bang. Aku sudah capek, biar tau abang-abang (wartawan,red), masalah Alkes ini, tanahku sudah terjual di Medan,” jawab dr Pintar Manihuruk. (JS/R03)
sumut24.co PADANG LAWAS, PTPN IV Regional 2 menegaskan status hukum lahan seluas 65 hektare yang berada di Afdeling 8 Kebun Sosa, Kabupaten
News
Gelar Aksi Sejuta Masker, FOZ Sumut Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di MedanMedansumut24.co Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara me
Umum
Gempur Sarang Narkoba, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan BNNK Ungkap Kasus Shabu di Pantai Labu
News
Pererat SilahturahmiKajati Aceh dan Kajari Medan Main Bola Kaki Bersama Tim Legend
kota
PGRI Dan Bunda Guru Pasaman Barat Serahkan Bantuan Bagi Korban Galodo
News
Jakarta Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke11 PT Kereta Cepat Indonesia
News
BANDA ACEH Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Aceh, dan Forum Pemimpin Redaksi (Pimred) Multimedi
News
MEDAN, SUMUT24.CO DPW Pendawa Sumatera Utara akan menggelar silaturahmi dan perkenalan pengurus pada Minggu (18/10/2026), pukul 14.00 WIB, d
Info
43 Armada Operasional Disalurkan, Bupati Deli Serdang Tekankan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
News
KAPOLRI Ditantang Buktikan &ldquoNo Viral No Justice&rdquo, Karyawati 22 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
News