81 Tahun Merdeka, Saatnya Gotong Royong Mengubah Semangat Kemerdekaan Menjadi Kesejahteraan
81 Tahun Merdeka, Saatnya Gotong Royong Mengubah Semangat Kemerdekaan Menjadi Kesejahteraan
kota
Pakpak Bharat | SUMUT24
Baca Juga:
Masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat hingga kini tetap optimis bahwa penegakan hukum masih tetap tajam ke atas. Apalagi aparat penegak hukum tetap bekerja ekstra untuk membongkar kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes mulai tahun 2011 Dengan pagu anggaran Rp5 miliar dan tahun 2012 pagu anggaran Rp2,5 miliar.
“Artinya, ada sebesar Rp7,5 miliar uang yang uang semestinya diperuntukkan bagi kesehatan masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat, tapi anggaran tersebut diduga tak sampai ke masyarakat. Diduga, mantan Plt Direktur RSUD Salak, dr Pintar Manihuruk adalah orang yang paling bertanggung jawab kemana anggaran Rp7,5 miliar itu digunakan. Tapi sayangnya dia masih kebal hukum” tegas Pak Mondah Sinamo, warga Pakpak Bharat kepada SUMUT24, Minggu malam (2/4).
Lebih lanjut dikatakannya, sebagai pejabat tinggi yang pernah diberi amanah untuk mengalokasikan anggaran alat-alat kesehatan (Alkes) Rp7,5 miliar di RSUD Salak, “semestinya dr Pintar Manihuruk lebih pintar (tak kecelongan,red) untuk memanfaatkan anggaran alkes dipergunakan semestinya, bukan malah seenaknya ‘dipofa-poyakan’ untuk kepentingan yang bukan buat kesehatan masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat,” pinta Mondah Sinamo.
Kalau hari ini yang memimpin atau Direktur RSUD Salak bukan lagi dr Pintar Manihuruk, lanjut Mondah Sinamo, tapi kan dirinnya atau semasa dia menjabat anggaran itu dikucurkan.
“Bukankan dr Pintar Manihuruk yang meneken pencairan anggaran alkes senilai Rp7,5 miliar itu. Maka dirinyalah harus diminta pertanggung jawabannya, bukan pejabat penggantinya,” ujar Mondah Sinamo lagi. Sementara itu, informasi yang diproleh SUMUT24 kemarin terkait dr Pintar Manihuruk yang kini menghadapi persoalan ada alkes Rp7,5 miliar, dikabarkan dr Pintar Manihuruk sampai-sampai menjual asetnya berupa tanah miliknya sendiri di Medan.
Namun membuat masyarakat menjadi bertanya-tanya, dr Pintar Manihuruk menjual asetnya di Medan, karena persoalan Alkes atau persoalan lain. “Apakah dr Pintar Manihuruk menjual asetnya untuk buat setor tutup mulut agar para penegak hukum sampai yang hingga saat ini tutup mata,” ujar Mondah Sinamo penuh kecurigaan, “Yang jelas, hingga kini kasus dana Alkes Rp7,5 miliar itu tidak pernah tersentuh hukum, karena diduga kuat adanya upaya Kong kalikong antara oknum penegak hukum dengan dr Pintar Manihuruk,” ujar Mondah Sinamo penuh curiga.
dr Pintar Manihuruk: Tanahku Sudah Terjual di Medan
Sementara itu SUMUT24, Senin (27/3) kemarin sudah mengkonfirmasikannya ke dr Pintar Manihuruk soal tudingan dugaan korupsi anggaran alkes Rp7,5 miliar itu di ruang kerjanya.
“Aku pasrah sajalah bang. Aku sudah capek, biar tau abang-abang (wartawan,red), masalah Alkes ini, tanahku sudah terjual di Medan,” jawab dr Pintar Manihuruk. (JS/R03)
81 Tahun Merdeka, Saatnya Gotong Royong Mengubah Semangat Kemerdekaan Menjadi Kesejahteraan
kota
HUT RI di Gerindra Sumut, Sugiat Ingatkan Kader Siapkan Diri Raih Indonesia Emas
kota
sumut24.co DeliserdangGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan pemerataan pe
Umum
sumut24.co MedanSuasana khidmat dan haru terasa saat pengibaran Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81
kota
Wisata Petik Melon dan ReOpening Kafe Inklusi, Pertamina Perkuat Pemulihan Mitra Binaan Pascabanjir
kota
Kemerdekaan yang Harus Dirasakan, Kemerdekaan yang Belum Selesai
kota
sumut24.coASAHAN, Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M
News
sumut24.co ASAHAN, Stadion Mutiara Kisaran berubah menjadi panggung semangat dan kebersamaan pada Minggu, 16 Agustus 2026. Wakil Bupati Asa
News
Kompak Berantas Narkoba, Warga Bersama Polisi Amankan Terduga BD Sabu di Tiga Juhar
kota
Kado Kemerdekaan IndonesiaSatresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Dalam Kemasan Permen Beraksara Cina
kota