Taman Syech Kukut akan di Revitalisasi Pemko Solok Jadi Taman Literasi dan Budaya
Taman Syech Kukut akan di Revitalisasi Pemko Solok Jadi Taman Literasi dan Budaya
kota
ASAHAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Menelusuri sepanjang jalan yang ada di Kota Kisaran dari mulai Jalan Cokroaminoto mengarah Jalan Imam Bonjol, dimana kedua jalan tersebut merupakan jantungnya Kota Kisaran, namun sangat disayangkan dikarenakan semakin memudarnya cat-cat yang selama ini mewarnai pembatasan jalan untuk dua arah (median) saat ini kondisinya sudah sangat pudar (kusam).
Mungkin masyarakat Kabupaten Asahan khususnya yang berdomisili di Kota Kisaran tidak begitu memperhatikan, melihat jika Kota Kisaran semakin hari terlihat semakin kurang indah dipandang, khususnya jika kita melihat warna cat yang menempel di dinding pembatas jalan dua arah (median), seperti yang terdapat di jalan Cokroaminoto hingga jalan Imam Bonjol.
Sambil melihat keadaan Median yang kondisinya sudah memudar warnanya, juga kondisi Median yang sebagian sudah retak dan sebagian sudah pecah, Kamis (22/09/2022) awak Media mencoba menelusuri dinas mana yang menangani dinding pembatas jalan (Median) juga tumbuhan (bunga) yang tumbuh diatas Median.
Setelah mengorek informasi dari beberapa Narasumber, akhirnya awak Media berhasil ketemu dengan narasumber yang cukup memahami tentang anggaran tentang perawatan dinding pembatas jalan (median), namun sang Narasumber minta supaya identitasnya dirahasiakan.
Menurut Narasumber, saat dimintai keterangannya oleh awak media mengatakan, dinding pembatas jalan (median) perawatannya ada masuk di dalam Dinas Lingkungan Hidup (DLH), median itu memang dianggarkan perawatannya setiap tahun, dan untuk tahun 2022 ini anggaran untuk pengecatan dinding pembatas jalan (median) diduga sudah di keluarkan/cairkan, namun kenyataanya dilapangan belum direalisasikan.
“Yang pasti dana untuk pengecatan dinding pembatas jalan (Median) itu memang dianggarkan untuk perawatanya, begitu juga dengan tanaman hias (bunga) yang ditanam diatas Median, juga tenaga yang menanam bunga (tanaman hias), itu semua dianggarkan bang,” kata Narasumber.
Namun saat ditanya oleh awak Media tentang siapa yang melakukan penanaman bunga, Nara sumber menyebutkan, bahwa adalah Mandor dan anggota dari DLH juga ibu-ibu PKK, dan bunga yang ditanamkan diatas Median juga bunga yang biasa-biasa saja, itu pun diduga diambil/putik dari bunga lokasi yang sama, ada pun pembelian bunga hanya sedikit atau sebagian kecil.
“Masa kegiatan Mandor dan anggota dari DLH juga ibu-ibu PKK dari Dharma Wanita Pemkab Asahan yang melakukan gotong royong harus di bayar”, sebut Narasumber.
Menyikapi hal itui, Sekjen DPC AWPI Asahan T Simanjuntak saat dimintai komentarnya oleh awak Media mengatakan, “dari rangkaian cerita ini maka bisa kita simpulkan, jika ada dugaan anggaran untuk perawatan dinding pembatas jalan (median) telah disalah gunakan, mengingat kondisi Median di sepanjang jalan Cokroaminoto sampai Jalan Imam Bonjol kota Kisaran kondisinya warna sudah sangat pudar, begitu juga halnya dengan kondisi bangunan dari dinding pembatas jalan (Median) yang sudah pada pecah,” ucapnya.
Menutup keterangnya T Simanjuntak mengatakan, “kita patut menduga adanya kecurangan dalam penyaluran biaya untuk perawatan dinding pembatas jalan dan tumbuhan (bunga) hias yang ditanam diatasnya, namun kita belum tahu dengan pasti berapa yang dianggarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan, bisa puluhan juta atau ratusan juta mungkin, namun yang pasti jika dana yang dianggarkan untuk perawatan dinding pembatas jalan (Median) direalisasikan dengan sasaran tepat, maka saya yakin seyakin yakinnya Kota Kisaran pasti lebih indah dan ASRI, jadi sejalan dengan visi dan misi Pemkab Asahan yakni, Sejahtera, Religius dan Berkarakter”, ungkapnya. (tim)
Taman Syech Kukut akan di Revitalisasi Pemko Solok Jadi Taman Literasi dan Budaya
kota
Halal Bihalal Masyarakat Nagari Koto Laweh Sambut Bulan Suci Ramadhan diHadiri Bupati Solok.
kota
Bupati Solok Bersama Ketua TPPKK Kabupaten Solok Lakukan Aksi Donor Darah di GOR H. Agus Salim Padang
kota
MIT Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Tangkap 2 Residivis Sindikat Curanmor Beraksi Puluhan Kali
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas ola
kota
Bupati Saipullah Tutup MTQ XXV Madina 2026, 250 Peserta Berkompetisi
kota
Bupati Saipullah Buka Mubes III FPPAB Madina, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Lembaga Adat
kota
Berlumpur Demi Rakyat! Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Bangun Harapan Petani Sangkunur
kota
Air Kehidupan Itu Segera Mengalir, Berkat Gotong Royong Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS dan Warga
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Jadi &039Malaikat Penolong&039 bagi Warga Sangkunur
kota