Walikota menghadiri Sispam kota Pematangsiantar yang di gelar oleh Polres
Walikota menghadiri Sispam kota Pematangsiantar yang di gelar oleh Polres
kota
MEDAN|SUMUT24 Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga, mendorong penuh wacana ambil alih pengelolaan manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Baca Juga:
“Kita mendorong wacana itu. Karena hanya di Kota Medan saja yang pengelolaannya manajemen PDAM-nya dikelola pemerintah provinsi. Kalau kabupaten/kota lain, sudah mengelola sendiri. Contohnya Kota Tebing, Binjai, Kabupaten Batubara, Deliserdang dan lainnya,†ungkapnya, Rabu (11/1).
Sementara itu, mengenai akan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) mengenai hal tersebut, politisi Gerindra ini juga akan mempercepat prosesnya, dengan cara memberikan pemahaman kepada unsur pimpinan DPRD Medan lainnya.
“Saya akan diskusikan bersama pimpinan lainnya mengenai wacana pembentukan pansus. Bukan tidak mungkin kita dapat mengelola PDAM ini. Kan mayoritas konsumennya warga Medan. Pasti PAD kita dari sektor ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan infrastruktur dan lainnya,†sambungnya.
Sebelumnya, desakan serupa juga datang dari Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan, Surianto SH, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan, Herri Zulkarnain dan sejumlah anggota DPRD Medan lainnya.
Sementara itu pada berita sebelumnya, Direktur PDAM Tirnadi Medan, Sutedi Raharjo, menyebutkan kalau awal tahun ini pihaknya akan menaikkan Tarif Dasar Air (TDA) sebesar 30 persen. Dimana kenaikan TDA tersebut dikarenakan mahalnya bahan baku untuk pemprosesan air bersih untuk disalurkan ke para pelanggan PDAM.
Saat ditanya apakah dengan adanya kenaikan TDA di tahun 2017 ini PDAM mampu menjamin bahwa pasokan air untuk masyarakat tidak akan berkurang ataupun terjadinya mati air. Sutedi mengatakan bahwa soal pasokan air yang kurang karena sistem penampungan air yang dimiliki PDAM saat ini baru saja dilakukan renovasi agar dapat mampu menampung debit air lebih besar, sehingga pendistribusian air bersih kepada para pelanggan dapat ditingkatkan.
“Inikan baru saja kita bangun, tentunya jika dilihat dari kebutuhan, masih belum terpenuhi. Sebab dari 250.000 lebih pelanggan yang ada di Kota Medan, itu dari design kebutuhannya sebanyak 7.000-an. Sementara yang kita miliki hanya sebanyak 6.000-an. Dan kalau pun ini kita bangun tahun ini, tentu akan selesainya di tahun berikutnya, dan kita sudah nambah lagi sebanyak 16.000 sambungan. Tentu hal ini akan terus tidak bisa terpenuhi. Karena pertumbuhan ini akan terus bertambah permintaan sambungan baru dari tahun ke tahunnya, sementara sumber air yang dimiliki sudah tidak banyak. Makanya kalau soal jaminan ketersediaan pasokan air, kita tdak bisa menjaminnya,” tukasnya. (R02)
Walikota menghadiri Sispam kota Pematangsiantar yang di gelar oleh Polres
kota
2 Bulan Buron Polsek Medan Area Tangkap 3 Maling AC
kota
3 Tahun Buron, Acong Akhirnya Dibekuk! Polisi Ungkap Brutalnya Pengeroyokan di Padangsidimpuan
kota
Wakapolda Sumut Disambut Hangat di Paluta, Bupati Reski Basyah Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
kota
DPP KAMTIBMAS Indonesia Apresiasi Polda Sumut Bentuk Polres Padang Lawas Utara di Gunung Tua
kota
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan mempercep
kota
sumut24.co SergaiWakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya meninjau Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Budidaya Ikan Air Payau dan Laut
kota
Revitalisasi Stadion Teladan Dikebut, Isu Dugaan &ldquoPengkondisian Proyek&rdquo Muncul
kota
KIMAK Sumut Minta FPMAK Cerdas Menerima Informasi Jangan Asal Tuding Yayasan Atifa Maju Mandiri Langgar Juknis dan Juklak!
kota
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News