Antonius Tumanggor Siapkan Posko Khusus KTP, KK, hingga Akta Siap Dibereskan
sumut24.co MEDAN, Ribuan umat Katolik memadati halaman Gereja Katolik St. Yosep Sei Sikambing dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (
kota
Madina, Sumut24.co Namanya Kurang di Kenal di Kalangan Tokoh Agama dan Masyarakat Mandailing, Syeikh Muhammad Qessah Adalah Nama Kecil Dari Maulana Saidi Syeikh Muhammad Kasyim Al Kholidi Adalah Salah Satu Ulama Besar Dari Mandailing Pada Masanya, Beliau Adalah Murid Dari Syeikh Sulaiman Hutapungkut Lahir di Ranjo Batu Muara Sipongi Tahun 1862 dan Beliau Adalah Dari 4 Ulama Mandailing Yang Berangkat Ke Medan Syeikh Ranjo Batu, Syeikh Tarlola Maga, Tuan Syeikh Mustafa Huzein Purba Baru, Tuan Syeikh Basilam Sipirok Pada Tahun 1913 Yang Meresolusi Keputusan Belanda Pembatakan Mandailing, Yang Akhirnya Keputusan Residen Belanda di Batalkan Yang Akhir Hasilnya “Mandailing Tetap Mandailing, Sipirok Tetap Sipirok”
Baca Juga:
Seorang Pendekar Silat Pada Waktu Itu Mulai Dari Muara Sipongi Sumatera Utara Sampai Ke Teluk Bayur Padang Tidak Ada Yang Bisa Mengalahkannya Karena Begitu Jagonya Ilmu Silat Yang di Milikinya Apalagi Kolonial Belanda Mengangkatnya Pegawai Untuk Mengamankan Wilayah Itu dan Tentu Saja Orang Tidak Ada Yang Berani Melawan Beliau, Singkat Cerita Ada Kabar Seorang Guru Tareqat Yang Tidak Terkalahkan Karena Murid – Muridnya Berpindah Berguru ke Guru Tareqat Tersebut, Sehingga Beliau Penasaran Ingin Menantangnya.
Beliau Berangkat Menunggang Kuda dan Mendatangi Syeikh Tariqat Tersebut di Rumahnya, Ketika Sampai dirumahnya Syeikh Sulaiman Huta Pungkut Ahli Tasawuf Itu Menyuruh Beliau Untuk Duduk dan Menanyakan Maksud Kedatangannya, Muhammad Qessah Menantangnya Untuk Bersilat dan Jika dia Kalah Akan Berguru Kepadanya, Syeikh Sulaiman Hutapungkut Menjawab Bercerminlah Dulu dan Menyuruh Istrinya Membawa Cermin, Ketika Muhammad Qessah Alangkah Terkejutnya Melihat Cermin Melihat Mukanya Seperti Luka Goresan Berat Penuh Darah, Padahal Beliau Tidak Bersentuhan Sama Sekali Dengan Guru Tariqat Itu.
Muhammad Qessah Akhirnya Bertanya Ilmu Apa ini Tuan, Syeikh Sulaiman Menjawab Ilmu Antara Diam dan Bergerak, Ilmu Sebelum Perang Sudah Menang, Akhirnya Syeikh Muhammad Qessah Mengakui Kehebatan Guru Tariqat Tersebut dan Sesuai Janjinya Akan Berguru Kepada Beliau Syeikh Sulaiman Hutapungkut, Setelah Berguru Kepada Syeikh Sulaiman dan Syeikh Qessah Berangkat Belajar Ke Jabal Qubbais Mekkah Serta Terpilih Menjadi Pemimpinnya di Pusat Persulukan Dunia Selama 7 Tahun Berturut – Turut, Muhammad Qessah Meningal Dunia Tahun 1952, Sekilas Biografy Syeikh Muhammad Qessah, Jika Ada Kekurangan dan Kesahan Mohon Maaf Apalagi Kurang Lengkapnya Data – Datanya.zal
sumut24.co MEDAN, Ribuan umat Katolik memadati halaman Gereja Katolik St. Yosep Sei Sikambing dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (
kota
Pembicaraaan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute Buah dari Inkonsistensi AS
kota
Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polrestabes Medan Diganti
kota
Jakarta Sumut24.coKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, sebagai tersangka dalam kasus dugaa
News
Jakarta, Sumut24.co Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabu
Hukum
Medan Sumut24.co Suasana Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, dipenuhi nuansa religius dan keberagaman budaya saat ribuan kafilah
kota
Deliserdang Sumut24.coPereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah ikut merasakan trak aspal pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rall
Sport
Kapolres Samosir Jadi Orangtua Asuh Anak Korban Penganiayaan, Wujud Kepedulian Masa Depan Korban
Umum
Medan Sumut24.coMantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Koordinator Wilayah Sumatera Utara akan menggelar Kejuaraan Bola Voli Usia 15 Tahun (U
Sport
Bobby Nasution Saksikan Langsung Sprint Rally Sumut 2026, Dorong Regenerasi dan Ekosistem Balap Berkelanjutan
Sport