Rabu, 08 April 2026

Temui Pendemo di Depan Gedung DPRD Sumut, Gubernur Edy Rahmayadi Siap Mengawal Pesan Aspirasi Mahasiswa

Administrator - Kamis, 14 April 2022 16:35 WIB
Temui Pendemo di Depan Gedung DPRD Sumut, Gubernur Edy Rahmayadi Siap Mengawal Pesan Aspirasi Mahasiswa

MEDAN I Sumut24.co Usai mengikuti Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menemui ratusan mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (14/4).

Baca Juga:

Dalam orasinya, para mahasiswa menyuarakan aspirasi terkait masalah yang belakangan mencuat di masyarakat se-Indonesia. “Jelaskan kepada kami, terkait isu kenaikan BBM, kenaikan PPN, kenaikan harga minyak goreng dan kami juga meminta agar aparat mengusut tuntas mafia minyak goreng, khususnya di Provinsi Sumatera Utara,” ujar Ketua PKC PMII Sumut Muhammad Tarmizi bersama pimpinan HIMMAH, GMNI, IMM dan KAMMI.

Menurut mereka, berbagai persoalan dialami bangsa ini dan belum terlihat ada upaya ke arah perbaikan seperti kenaikan harga barang, khususnya kebutuhan pokok. Karena itu mahasiswa terus menyampaikan aspirasi agar masalah yang dialami rakyat bisa diselesaikan.

Menanggapi itu, Gubernur Edy Rahmayadi yang hadir bersama bersama Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan Wakil Ketua Rahmansyah Sibarani, serta sejumlah anggota dewan lainnya, menyampaikan apresiasi atas kepedulian para mahasiswa terhadap nasib bangsa.

“Saya sampaikan apresiasi selaku Gubernur Sumatera Utara, bahwa kalian punya kepedulian. Apalagi kalian ini anak-anak saya,” sebutnya.

Menurutnya, sebagai orang muda, mahasiswa punya kelebihan dari segi intelektualitas (kecerdasan), dimana memiliki kepekaan melihat situasi dan kenyataan bangsa. Sehingga wajar kaum terpelajar kemudian turun ke jalan dan menyuarakan pendapatnya.

“Dari empat tuntutan ini, satu yang sudah kita kerjakan. Yaitu, kita terus mencari penyebabnya kenapa (minyak goreng mahal). Karena ini berpengaruh langsung kepada rakyat kita,” kata Gubernur.

Selanjutnya Gubernur pun menganggap apa yang dilakukan mahasiswa menyampaikan aspirasi ke lembaga eksekutif maupun legislatif sudah tepat jalurnya. Meskipun kewenangan menentukan (kebijakan) ekonomi adalah secara nasional.

“Meskipun tidak ada kewenangan di provinsi untuk menentukan perubahan seperti dalam tuntutan. Tetapi kita berhak menerima penyampaian-penyampaian, pendapat-pendapat yang akan kita sampaikan dan kita kawal. Bahwa inilah suara dari Sumatera Utara,” pungkasnya.w03

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
IAI Sumut Gelar Pekan Arsitektur 2026, Angkat Tema “Nadi Ruang Utara”
Tolak Jimmy Panjaitan, Masyarakat Ajibata Minta Dirut BPODT Diganti
GANNAS Jabar: Vape Berpotensi Jadi Media Narkotika, Perlu Segera Dilarang
Kejagung Geledah dan Sita Puluhan Aset Tambang Terkait Dugaan Korupsi PT AKT
Tangis 34 Keluarga Polisi Pecah! Istri Tersangka Dugaan Penipuan Malah Bebas, Gaji Tersisa Rp300 Ribu, Nasib Mereka Kini Menggantung
Melukis Harapan di Cirebon
komentar
beritaTerbaru