Minggu, 12 April 2026

Ini profil Ade Armando, Babak Belur di Massa Demo 11 April 2022

Administrator - Senin, 11 April 2022 15:05 WIB
Ini profil Ade Armando, Babak Belur di Massa Demo 11 April 2022

Jakarta I Sumut24.co Dr. Ade Armando, MSc. (lahir di Jakarta, 24 September 1961; umur 54 tahun) adalah seorang ahli komunikasi, pengajar dan jurnalis Indonesia. Ia mengajar di Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), serta di beberapa universitas lainnya pada jenjang sarjana maupun pascasarjana.

Baca Juga:

Ia juga pernah menjadi anggota Komisi Penyiaran Indonesia periode 2004-2007, Ketua Program S-1 Ilmu Komunikasi FISIP UI periode 2001-2003 serta menjadi Direktur Pengembangan Program Pelatihan Jurnalistik Televisi-Internews dari tahun 2001-2002. Quote terkenalnya: “Karena saya menghormati semua ciptaan Allah, saya nggak keberatan disejajarkan dengan anjing dan babi . .,”

Dalam soal poligami dirinya: ..Kalau anda menganggap saya jahat, tentu saya nggak bisa bilang apa2. Masing2 orang punya jalan hidup masing2.

Diketahui, Di depan gedung DPR RI juga terjadi keributan. Korbannya, Ade Armando. Pegiat media sosial dan akademisi Universitas Indonesia (UI), entah apa sebabnya, tiba-tiba dikeroyok massa. Wajahnya babak belur dan mengeluarkan darah. Tak Cuma itu, Ade juga ditelanjangi dan nyaris bugil. Untunglah dia sempat diselamatkan aparat keamanan, dan diboyong ke dalam ngedung DPR RI.

Sebelumnya, terlihat hadir di area depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta. Dia menyayangkan rekan-rekan BEM SI yang tampaknya terlihat terpecah dalam aksi hari ini.”Sayangnya BEM SI yang terpecah dan yang sekarang melakukan demo ini malah BEM SI yang lebih kecil,” tutur dia saat ditemui di lokasi, Senin (11/4/2022).

Dia sendiri hadir untuk mendukung aksi yang akan dilakukan rekan-rekan mahasiswa. “Saya tidak ikut demo. Tetapi saya mantau dan saya ingin menyatakan mendukung,” katanya.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pembicaraaan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS
Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polrestabes Medan Diganti
Bupati Tulungagung Terseret Kasus Pemerasan, Dana Dipakai untuk Kepentingan Pribadi hingga THR Forkopimda
Kepala OPD di Tulungagung Diduga Diperas, KPK: Ada yang Sampai Pinjam Uang
Rico Waas Lepas Ribuan Kafilah, Kemeriahan Pawai Ta’aruf Tandai Dimulainya MTQ ke-59 Kota Medan
Pereli Senior Sumut Ijeck Akui Trak Gravel Lebih Menantang Ketimbang Aspal di Sprint Rally Putaran
komentar
beritaTerbaru