Bank Sumut Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Resmikan Renovasi Masjid Al Falah Bank Sumut
sumut24.co MedanMedan PT Bank Sumut menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus meresmikan renovasi Masjid Al Fa
Ekbis
Medan | Sumut24 Pembangunan di Indonesia khususnya di Sumut membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga dana dana yang berasal dari APBN belumlah cukup. Hal ini dikatakan Presiden RI, Jokowi dalam kunjungannya ke Medan, bahwa dengan tax amnesty masyarakat yang punya aset diluar tolong sampaikan saja.
Baca Juga:
- Bank Sumut Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Resmikan Renovasi Masjid Al Falah Bank Sumut
- JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
- Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional dan Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan DPR RI
“Kalau infrastruktur rampung baru semuanya akan murah dan mudah termasuk transportasi, contohnya punya gedung bahwa saya punya apartemen di Singapura, maka disampaikan didalamnya,” kata Jokowi di Medan, Kamis (21/7).
Untuk membangun infrastruktur 5 tahun kedepan, ujar Jokowi, Indonesia membutuhkan dana yang tidak sedikit, yaitu sekitar Rp 4.900 Triliun. Sementara APBN hanya mampu memenuhi sekitar 1500 Triliun. Maka dari itu, dana masyarakat, pengusaha dan milyarder yang berada di luar negeri diharapkan masuk ke Indonesia dan diinvestasikan untuk pembangunan Nasional.
Pengusaha atau milyarder diminta menyampaikan asset yang dimiliki. Setiap asset yang dilaporkan kedepannya tidak akan dikenakan pajak. Namun asset yang ada bukanlah yang sedang dalam sengketa. Asset yang dimaksudkan bisa berupa uang tunai dan asset tidak bergerak seperti apartement atau barang mewah lainnya diluar negeri.
“Melalui tax amnesty ini, diharapkan uang yang ada di luar negeri masuk ke Indonesia dan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan nasional, mulai dari infrastruktur jalan, pelabuhan, bandara, pembangkit listrik dan juga bisa disimpan dengan membeli surat berharga Negara, obligasi, saham, reksadana atau pun juga disimpan di perbankan,” ujarnya.
Bahkan Jokowi akan awasi sendiri pelaksanaan amnesti pajak ini. “Saya punya tim sendiri dari intelejen dan BPKP. Seluruh tim pemerintah akan all out. Ini untuk kepentingan negara,” tambahnya.
Acara sosialisasi tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat, seperti Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo bersama rombongan secara langsung datang ke Medan untuk mensosialisasi tax amnesty kepada pengusaha dan stakeholder lainnya. Rencananya malam ini juga presiden akan kembali bertolak ke Jakarta. (W04)
sumut24.co MedanMedan PT Bank Sumut menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus meresmikan renovasi Masjid Al Fa
Ekbis
JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
kota
Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional dan Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan DPR RI
kota
Bupati Solok Buka Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026
kota
Dorong Pengelolaan Sanitasi dan Sampah Terpadu Berbasis Wilayah Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan Kementerian PU
kota
Sergai sumut24.co Tradisi menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan dengan pawai obor kembali menggema di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupat
News
Sergai sumut24.co Dalam semangat berbagi dan menyisihkan rezeki, Nelayan Pesisir Pantai Bedagai menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muh
News
Medan Sumut24.coTudingan salah satu penyebab kebocoran Pendapan Asli Daerah (PAD) dari bidang reklame yang menyebutkan dirinya sebagai pel
Hukum
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
kota
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
kota