Hati Hati Dengan Olahraga Lari

Lari adalah salah satu olahraga kardio yang baik untuk kesehatan jantung. Di sisi lain, kerap seorang pelari marathon tiba-tiba meninggal dunia saat mengikuti kompetisi. Kenapa demikian?

Ahli Jantung Intervensi dari Mount Elizabeth Hospital Singapura, Dr Dinesh Nair mengungkapkan, seseorang yang hidup di era modern seperti sekarang ini kemungkinan besar berisiko mengidap penyakit jantung. Termasuk salah satunya para atlet marathon yang tiba-tiba meregang nyawa akibat terlalu berlebihan olahraga dan tidak pernah cek kesehatan.

“Karena mereka (atlet marathon-red) tidak pernah tahu bahwa dia ada masalah dengan jantungnya. Di pikirannya selalu menganggap tubuhnya sehat, karena punya hobi lari,” katanya Sabtu (19/3/2016).

Padahal, menurut Dr Dinesh, hal ini berisiko fatal bagi kesehatannya. Tak heran, belum sampai di garis finish perlombaan, para altet marathon sering tumbang, bahkan meninggal dunia.

Lebih lanjut, Dr Dinesh mengungkap bahwa seorang atlet marathon meninggal dunia akibat kelainan jantung, bila usianya di bawah 40 tahun. Sementara, pada orang dengan kisaran usia 40-50 tahun diklaim mengalami penyumbatan lemak di sekitar jantungnya.

“Yang menyebabkan atlet marathon sering mengalami kematian mendadak yaitu karena kelainan jantung dan penyumbatan. Maka kalau tidak cek, dia tidak akan tahu batas kesehatannya, terutama jantungnya yang merupakan organ paling vital,” tukasnya.***