Hari Pertama Ngantor, 95 Persen Pegawai Hadir

Pematangsiantar I Sumut24
Hari pertama masuk kerja setelah libur panjang menyambut Idul Fitri 1437 H, usai memimpin apel pagi di Balai Kota, Penjabat Wali Kota, Drs.Jumsadi Damanik,SH,M.Hum bersama Sekda Drs.Donver Panggabean,M.Si memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor-kantor di lingkungan Pemko Pematangsiantar, Senin pagi (11/7). Hasilnya 95 persen lebih, Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Tenaga Harian Lepas (THL) telah masuk kantor. Sisanya ada yang sakit dan memang diberi dispensasi karena mereka tak libur saat pegawai yang lain libur.
Saat memimpin apel pagi, Pj Wali Kota mengingatkan seluruh ASN dan THL agar bisa bekerja seperti biasa terutama dalam memberikan layanan kepada publik. Kepada pegawai yang tidak hadir, Pj Wali Kota mengultimatum akan memberikan sanksi, sesuai dengan alasan ketidakhadiran masing-masing. “Masyarakat telah menunggu peningkatan kinerja kita yang telah mendapatkan libur dan cuti bersama. Jangan lagi ada yang menambah libur pribadi,”tegasnya.
Usai sambutan, Pj Wali Kota menyalami seluruh pegawai sembari mengucapkan selamat merayakan Idul Fitri.
Demi efektifnya Sidak, Tim dibagi menjadi tiga bagian, yang masing-masing terdiri dari Asisten, Staf Ahli, Inspektur, Kepala Bagian, serta staf Bagian Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP). Pj Wali Kota bersama Sekda, masuk ke Tim I yang memonitoring Dinas Perdagangan Perindustrian, Dinas Sosial Tenaga Kerja, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Pemuda Olahraga, Kantor Camat Siantar Sitalasari, Camat Siantar Barat dan Badan Penelitian Pengembangan.
Dari semua kantor yang dikunjungi, Pj Wali Kota dan Sekda memberikan motivasi kepada seluruh pegawai agar meningkatkan kinerjanya sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Tak hanya mempertanyakan tingkat kehadiran pegawai, Pj Wali Kota juga memperhatikan penataan ruangan kantor, kebersihan ruangan maupun taman-taman kantor, bahkan sampai foto Presiden dan Wakil Presiden yang kurang pas juga diingatkan Wali kota.
(LP)