Hadapi MEA Pemerintah Bakal Bikin Tenaga Kerja RI Kompetitif

JAKARTA | SUMUT24
Menteri Tenaga Kerja dan Transformasi Hanif Dhakiri mengatakan pemerintah akan mendorong revitalisasi balai-balai pelatihan agar menjadi Balai Latihan Kerja (BLK) profesional. Hal ini agar tenaga kerja di Indonesia mampu bersaing di era perdagangan bebas, khususnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Dalam menghadapi era yang semakin kompetitif dibutuhkan percepatan, pertama percepatan dari mulai kompetensinya dan dari sertifikasinya agar tenaga kerja kita memiliki daya saing. Ini yang tadi saya koordinasikan dengan Menko Perekonomian,” ujar Hanif di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/4).

Sebanyak 279 BLK di Indonesia akan dipenuhi standar pelatihan kerjanya, mulai dari sarana prasarana, infrastruktur, hingga pembiayaan dan macam sebagainya. Sehingga, butuh ada akreditasi terhadap balai pelatihan kerja untuk menjadi BLK profesional.

Standar kompetensi itu sendiri akan mengikuti kebutuhan pasar tenaga kerja. Agar kemampuan yang dimiliki para tenaga kerja bisa sesuai dengan profesi yang diminati.

“Yang membuat standarnya asosiasi profesi di bawah kementerian teknis terkait. Standar kompetensi ini akan dijadikan rujukan dalam membuat pelatihan-pelatihan tenaga kerja sesuai dengan profesinya,” jelas Hanif.

Hanif mengaku, pihaknya telah melakukan revitalisasi ini sejak 2015. Sehingga, dengan adanya koordinasi dengan berbagai pihak, diyakini dapat mempercepat langkah ini guna meningkatkan kualitas tenaga kerja Tanah Air.

“(Untuk target) Kita sedang hitung termasuk ketersediaan dananya,” pungkas dia. (mer)