Gugus Lameue Sakti Latih Guru Guru Sulit Integrasikan Muatan Pembelajaran ke Dalam Tema

765

Pidie | SUMUT24
Sebanyak 7 sekolah yang tergabung dalam Gugus Lameue di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan (UPTD) Wilayah-VIII Kec. Sakti, Kab. Pidie melaksanakan pelatihan guru agar mampu melaksanakan praktik yang baik di kelas, Rabu (13/1).
Pelaksanaan dimulai 13-16 Junuari hingga 16 Januari fasilitasi oleh tenaga Fasilitator Daerah.Kegiatan dibuka Kepala UPTD Wilayah VIII, yang diwakili Ibrahim Abdullah.
Ibrahim Abdullah sangat mengapresiasi para guru yang hadir dan mau menyisihkan sedikit biaya untuk penyelenggaraan pelatihan yang sangat berguna bagi peningkatan mutu pendidikan dalam wilayah UPTD Sakti. ” Saya berharap hal ini dapat diikuti oleh gugus yang lain,” katanya seraya mengucapkan terimakasih kepada USAID Prioritas yang telah membantu meningkatkan kwalitas guru.
Ibrahim mengharapkan, para guru yang mendapat kesempatan ditempa metoda pembelajaran aktif itu untuk dapat mengikuti pelatihan dengan disiplin, penuh semangat dan ikhlas. Agar ilmu yang di dapat dari pelatihan tersebut dapat diterapkan di tempat tugas masing-masing. “Bahwa guru sebagai agen perubahan dalam upaya peningkatan kemajuan pendidikan, maka dari itu guru harus memiliki metode maupun strategi yang baik dalam mengajar,” ujarnya.
Senada dengan Ibrahim, Ketua KKG, Rizal Fazli, S.Pd. menjelaskan pada umumnya guru masih sulit mengintegrasikan muatan pembelajaran ke dalam tema dan belum terbiasa menggunakan rubrik penilaian. “Guru kita masih sulit mengintegrasikan muatan pembelajaran ke dalam tema karena guru masih terbiasa dengan pendekatan mata pelajaran dan penilaian masih bersifat subjektif.
Sangat tepat hari ini yang dilakukan oleh USAID PRIORITAS dalam peningkatan kompetensi guru. Guru hari ini harus bermutu dan cerdas sehingga dapat menciptakan anak yang bermutu dan cerdas,” tambah Rizal.
Selama empat hari, peserta akan diberi pemahaman menyeluruh tentang pembelajaran aktif yang diterapkan pada jenjang SD/MI terutama dengan adanya kebijakan pemerintah Aceh untuk penerapan Kurikulum 2013. Selain itu dalam kegiatan pelatihan ini peserta juga akan mendalami tentang mengelola Pembelajaran secara Efektif, melayani Perbedaan Individu dalam Pembelajaran, pertanyaan tingkat tinggi, penialain autentik, gender di sekolah, literasi lintas kurikulum dan melakukan praktik langsung pembelajaran selama setengah hari di sekolah yang terpilih.
Sementara itu, Koordinator USAID Prioritas Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Mashadi mengharapkan, dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan mutu pembelajaran bagi siswa di gugus Lameue Kabupaten Pidie. “Semoga pelatihan ini dapat menjadi sarana penyegaran bagi para guru untuk dapat menerapkan model-model baru dalam pembelajaran, terutama dengan diberlakukannya Kurikulum 2013 dan KTSP. (Jam)

Loading...