Gugatan Punguan Sitompul Sibangebange Datu Manggiling No Reg 39/PTD.G/2020/PN PSP

291

Padangsidimpuan I Sumut24.co
Sidang Putusan gugatan perdata sengketa lahan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Simarboru Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan masuk tahap Putusan, Jumat (29/10/21).

Sidang perkara perdata No Register 39/PDT.G/2020/PN.PSP, dipimpin Ketua Majelis Hakim PN Padangsidimpuan Lucas Sahabat Duha, SH, MH bersama Hasnul Tambunan SH MH dan Ashari, SH sebagai anggota Majelis Hakim dan Heri Chandra sebagai Panitera Pengganti, dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Dalam sidang tersebut menghadirkan para pihak, masing-masing pihak penggugat dari kelompok Punguan Sitompul Sibangebange Datu Manggiling dan pihak tergugat PT. North Sumatera Hydro Energy (NSHE) beserta para tergugat lainnya.

Dalam Amar putusannya Majelis Hakim PN Padangsidimpuan menolak secara keselurahan gugatan yang diajukan kelompok Puguan sitompul sibangebange Datu manggiling dan mewajibkan membayar perkara 23.000.000 (dua puluh tiga juta rupiah).

Dalam penjelasannya Majelis Hakim menyampaikan pada pihak-pihak yang tidak puas dapat melakukan upaya Hukum lainnya.

Adapun pihak-pihak yang tergugat dalam hal hal ini NSHE,PemkabTabsel dan lainnya. Dari hasil konfirmasi wartawan dari pihak Kuasa hukum NSHE dalam hal ini tidak berkomentar begitu juga dari pihak kuasa hukum Sitompul.

Pihak wartawan akhirnya ber konfirmasi dengan pihak PN Sidimpuan dengan hasil amar putusannya.

“Amar putusan dalam Provisi
menyatakan menolak provisi penggugat dalam eksepsi menerima eksepsi para tergugat dan turut tergugat II dalam pokok pekara menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima
membebankan biaya perkara kepada Penggugat sebesar Rp 23 juta.

Dalam rekonpensi menyatakan gugatan rekonpensi tergugat I, V s/d XI dan tergugat XII dan XIII tidak dapat diterima.zal