FKIP UMSU Sumbang Pojok Baca di SMKN 1 Percut Sei Tuan

679

MEDAN | SUMUT24
Kemauan mahasiswa untuk berwiraswasta dan bersinergi antar kampus merupakan suatu terobosan dan patut diapresiasi. Contohnya disepanjang jalan menuju kampus kampus di Medan, memang banyak penjual yang masih berstatus mahasiswa. Seperti berjualan kartu paket handphone, es campur banyak rasa, hingga menjual sepatu dan sandal di atas trotoar kampus kampus selagi free jam kuliah.

Sumatera Utara harus persiapkan diri menyambut MEA, apalagi saat ini untuk memulai usaha dikalangan mahasiswa sangat disupport oleh beberapa bank, seperti Bank BRI, BSM, dan Bank Mandiri masing-masing senilai 1 juta rupiah untuk pemodal awal.

Seperti Universitas Pembangunan Panca Budi melalui UKM Centernya melakukan gebrakan yang dianggap cukup berani dengan mendirikan wahana usaha yang dinamakan dengan “Konkow Panca Budi (Padi)”.

Dengan lokasi yang strategis di jalan Sultan Ma’kmun Al-Rasyid (d/h Brigjend Katamso) no. 66 Medan atau ex lahan Poltak, dan tidak jauh dari istana Maimun, dan perkantoran terutama biro perjalanan wisata, BPN dan perbankan akan membuat mahasiswa selaku para pengelola usaha ini akan semakin matang dan tertantang untuk menerapkan ilmunya di lapangan.

“Kiranya dengan berdirinya UKM Center ini, kreatifitas dan inisiatif mahasiswa juga meningkat karena bertatap muka dengan konsumen yang mempunyai ragam sifat dan karakter secara langsung, sehingga learning by doing juga,”kata Efrizal Adil Lubis, SE. MA selaku Kepala UKM Center UNPAB didampingi Heriyanto, ST selaku Direktur pengelola Konkow Padi kemarin.

Tercatat ada 16 gerai kuliner bercita rasa Melayu dan 9 non kuliner seperti pernak-pernik yang pengelolanya terdiri dari mahasiswa atau alumni dari berbagai perguruan tinggi di Medan utamanya dari Universitas Panca Budi (UNPAB) , serta dari STT Harapan, Universitas Muslim Nusantara, UPMI, UNPRI,USU dan UISU.

Wakil Ketua UMKM Kadin Sumut, Ichsan Taufik mengatakan sangat bangga melihat mahasiswa dengan senang hati sambut MEA dengan berwira usaha. “Kami sangat support melihat anak anak mahasiswa ikut andil dalam menghadapi MEA, sehingga Sumut dapat menjadi kota yang kaya akan usaha kecil yang dapat dibanggakan hingga internasional,”katanya.

Selain itu, Ichsan sangat berterima kasih kepada beberapa bank yang ikut membantu memberikan modal awal kepada mahasiswa yang serius untuk berwira usaha,”berharap semua bank nantinya ikut membantu dan mempermudah bagi anak anak untuk berwira usaha,”ujarnya.

Ichsan yakin akan kinerja para mahasiswa untuk berwirausaha, sebab dengan tidak melakukan hal hal yang negatif seperti narkoba maka dengan bwerwira usaha menjadi hal yang sangat berpotensi untuk kemajuan ekonomi Sumut, “saya berharap pemerintah, bank dan orangtua termasuk dosen harus benar benar support anak anak mahasiswa ini,”pungkasnya.(W04)

Loading...