RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Medan Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui Ra
Ekbis
Medan-Sumut24
Baca Juga:
- RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
- Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
- Beri Hunian Yang Lebih Layak, Wakil Wali Kota Medan Sarankan Apersi Bangun Rumah Susun Bagi Warga Pinggiran Sungai
Saat bulan Ramadhan, setiap tahunnya diramaikan dengan pedagang yang menjual menu untuk berbuka puasa. Karenanya, agar menu yang disajikan dan djual untuk dikonsumsi masyarakat, Dinas Kesahatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meminta para pedagang supaya dapat menjaga kehigienisan jajanan berbuka puasa (takjil) dagangan mereka.
“Kita juga mengimbau, agar bahan-bahan yang digunakan dalam membuat minuman dan makanan berbuka puasa jangan berasal dari bahan yang dilarang. Pasalnya hal itu dikhawatirkan dapat berpengaruh bagi kesehatan. Biasanya bahan makanan atau minuman sering dicampur dengan pewarna dan pemanis buatan. Hal itu supaya terkesan cantik dan menarik untuk menarik minat konsumen,” tegas Sekretaris Dinkes Sumut, Afwan Lubis kepada SUMUT24, Rabu (8/6).
Meskipun begitu, untuk bahan pengawet, Afwan menjelaskan jajanan berbuka puasa sangat jarang ditemukan adanya kasus makanan atau minuman seperti itu. Karena umumnya, dagangan yang dijual oleh pedagang, hanya ditargetkan sudah habis dalam hitungan hari.
“Prinsipnya, pengawasan makanan ada di pihak BBPOM. Dinas Kesehatan Sumut sudah menyurati BBPOM agar meningkatkan pengawasan selama hari besar keagamaan. Selain itu BBPOM juga sudah menyurati kita dan seluruh dinas terkait, untuk ikut bersama-sama mengawasinya,” tandas Afwan.
Sebelumnya, Kepala Seksi Penyidikan BBPOM, Ramses Doloksaribu meminta agar distributor pangan dapat lebih intens dalam mengawasi produk-produk yang mereka distribusikan selama Ramadhan. Tidak hanya meminta, pihaknya juga kata Ramses akan turun ke sarana distributor pangan yang ada.
Tak hanya dikalangan distributor, Ramses juga mengatakan sudah menyurati seluruh dinas kesehatan di seluruh Kabupaten/kota. Supaya, pengawasan yang dilakukan dapat lebih diintensifkan pada saat menjelang jatuhnya bulan Ramadhan dan Idul Fitri nanti.
Bahkan, sambungnya, pihaknya bersama lintas sektor seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Ketahanan Pangan (BKP), serta Dinas Kesehatan Kota Medan, akan melakukan uji sampling terhadap jajanan (takjil) berbuka puasa.
Begitu juga soal pengawasan yang ada di daerah, Ramses mengungkapkan, pihaknya juga akan turun melakukan pengawasan ke sejumlah daerah yang dianggap berpotensi akan banyaknya temuan-temuan pelanggaran.
“Untuk di daerah, mungkin tidak semuanya kita sambangi. Kita hanya akan turun ke kabupaten/kota yang memang kita anggap besar adanya temuan-temuan,” terangnya.
Disisi lain, kuliner tradisional masih memiliki tempat di hati pecinta makanan. Walau beragam panganan modren kian membanjiri khasanah di bisnis kuliner. Namun, Pakkat menu dari batang rotan ini bak primadona yang diburu saat Ramadhan.
Salah seorang pedagang Pakkat di Jalan AR Hakim Medan, Madan Harahap mengungkapkan, saat Ramadhan ia mampu menjual hingga 15 ikat pakkat yang perikatnya bisa berisi 150 batang muda rotan. Padahal bila dibanding hari biasa hanya mampu menjual 5 ikat saja.
Selain anyang, ia juga menjual menu lainnya, yakni lemang, ikan mas panggang dan bumbu ayang, bumbu ikan bakar dan bumbu pakkat. Sedangkan harga yang ia banderol untuk perbatang pakkat sebesar Rp2 ribu, dan bumbu perbungkusnya Rp5 ribu.
Sedangkan untuk memenuhi permintaan konsumen, sebutnya, ia mendatangkan pakkat dari Kabupaten Padang Lawa. Tempat berjualannya pun sangat sederhana, hanya memakai drum bekas sebagai panggangan, dan meja untuk menggelar jualan. (W04)
Medan Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui Ra
Ekbis
Medan, Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan de
kota
Medan Sumut24.coWakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap memiliki gagasan dalam memberikan hunian yang lebih layak bagi warga yang ber
kota
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam semangat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera B
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu dr, Hj, Maya Hasmita Sp,Og memutasikan dokter gigi Artika Rambe dari Puskesmas Negeri Lama ke Pu
News
5 Tahun Beraksi! Terbongkar Modus Mantan Polisi dan Istri Diduga Jalankan Skema Penipuan di Internal Polres Padangsidimpuan
kota
Medan Sumut24.co Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya soal penindakan hukum,
kota
Bank BRI Padangsidimpuan Lalai? Skandal Pinjaman &039Gelap&039 Seret 34 Polisi, Modus Gadai SK Terkuak, Rp10,2 Miliar Raib
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim gabungan TNI AL dan Imigrasi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non pros
News