RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Medan Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui Ra
Ekbis
Medan | Sumut24 Pada triwulan I 2016 dan seterusnya, perekonomian Sumatera Utara masih memiliki optimisme tinggi seiring dengan kondisi yang kuat baik sisi eksternal maupun internal. Hal itu ditegaskan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumatera Utara Subintoro di kantornya Rabu (25/5). Pada acara Focus group discussion hasil riset growth diagnostic “Strategi pertumbuhan untuk mendukung reformasi struktural Indonesia” di gedung BI lantai 9 Jalan Balai Kota Medan. Pembicara pada diskusi itu antara lain Donni Fajar Anugerah dari Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, juga Rudi Dogar Harahap, SE,MBA dari Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi USU. Subintoro menjelaskan perekonomian Sumut masih optimis karena dari sisi eksternal membaik. Perekonomian triwulan I 2016 naik dibanding triwulan IV 2015. Inflasi 2016 sebesar 7,7 persen, meningkat dibanding posisi sama tahun lalu sebesar 5,3 persen. April 2016, tekanan inflasi jadi deflasi atau minus 1,16 persen dan 0,89 persen. “Kondisi ini didorong tekanan inflasi pada bahan pangan yang meningkat utamanya cabe merah dan bawang merah,” katanya. Kendati begitu, perekonomian regional Sumut 1 masih dirasakan slow down dari 5,3 (yoy) pada 5,0. Kegiatan investasi belum berjalan optimal. Sejalan dengan kondisi ekonomi global. Belum lagi pada minggu-minggu terakhir rupiah tertekan dari Rp12.000-Rp13.700 per dolar AS. Meski kondisi masih kuat, namun menurut Subintoro, dampak perlambatan ekonomi global sulit dihindari, hal ini terjadi karena perdagangan internasional. Produk manufaktur kalah bersaing terhadap produk luar yang akan berdampak adanya defisit perdagangan. Belum lagi bahan baku manufaktur yang impor. “Salah satu masalah reformasi struktural. Tapi reformasi itu belum terlihat dampaknya bagi perekonomian nasional,” katanya. Menurutnya, dimensi tantangan yang dihadapi Indonesia, juga harus memperhatikan keunikan potensi satu daerah. Wilayah barat dominasi perkebunan, Wilayah Jawa manufatur dan wilayah Timur pertambangan. Ditambah lagi kebijakan yang berbeda. Jadi harus dicari fokus mana yang paling penting. Sehingga dapat dicari permasalahan terbesar yang dimiliki daerah. BI melalui kantor di daerah berupaya aktif dalam pembangunan ekonomi daerah dengan memberikan analisis ekonomi daerah untuk memperkuat daerah tersebut. Diskusi hasil riset ini diharapkan dapat jadi referensi dalam pembangunan di daerah. “Harapan kami bahwa reformasi struktural dapat memberikan hal positif,” pungkasnya.(W04)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
- Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
- Beri Hunian Yang Lebih Layak, Wakil Wali Kota Medan Sarankan Apersi Bangun Rumah Susun Bagi Warga Pinggiran Sungai
Medan Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui Ra
Ekbis
Medan, Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan de
kota
Medan Sumut24.coWakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap memiliki gagasan dalam memberikan hunian yang lebih layak bagi warga yang ber
kota
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam semangat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera B
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu dr, Hj, Maya Hasmita Sp,Og memutasikan dokter gigi Artika Rambe dari Puskesmas Negeri Lama ke Pu
News
5 Tahun Beraksi! Terbongkar Modus Mantan Polisi dan Istri Diduga Jalankan Skema Penipuan di Internal Polres Padangsidimpuan
kota
Bank BRI Padangsidimpuan Lalai? Skandal Pinjaman &039Gelap&039 Seret 34 Polisi, Modus Gadai SK Terkuak, Rp10,2 Miliar Raib
kota
Bank BRI Padangsidimpuan Lalai? Skandal Pinjaman &039Gelap&039 Seret 34 Polisi, Modus Gadai SK Terkuak, Rp10,2 Miliar Raib
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim gabungan TNI AL dan Imigrasi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non pros
News