Taman Syech Kukut akan di Revitalisasi Pemko Solok Jadi Taman Literasi dan Budaya
Taman Syech Kukut akan di Revitalisasi Pemko Solok Jadi Taman Literasi dan Budaya
kota
MEDAN | SUMUT24 Sumatera Utara dikenal dengan banyaknya kwalitas produk produk lokal yang dapat dipasarkan pada era MEA saat ini. Seperti produk dari ulos, bordiran Melayu harus lebih ditingkatkan lagi pemasarannya. Selama ini sudah banyak produk produk lokal yang menjadi favorit pendatang dari luar kota maupun luar negeri dengan menyukai buatan produk lokal asli Sumut.
Baca Juga:
Wakil UMKM Kadin Sumut, Ichsan Taufik mengatakan, era MEA saat ini sudah terlihat perkembangan baik dari pelaku usaha yang bergerak dibidang produk asli Sumut. Namun, ada beberapa keluhan dari si pelaku usaha tersebut. “Sepertinya mereka masih terkendala dari dana, atau modal. Sehingga usaha mereka jalan ditempat atau belum ada perkembangan untuk menambah pembuatan produk lain yang lebih banyak,â€katanya Rabu (27/4).
Padahal menurutnya, dengan adanya pasar bebas ini, pelaku UMKM di Sumut tidak terlena dengan kondisi saat ini. Peningkatan mutu dan sumber daya manusia harus bisa menyesuaikan standardisasi internasional. “UMKM selama ini sudah terlena dengan hasil produk mereka, sebab untuk penambahan modal sulit didapat, sehingga mereka sulit untuk berbenah,†ujarnya.
Walau menurut Ichsan selama ini pemerintah sudah sangat perhatian dalam peningkatan kualitas UMKM. Dan telah diprioritaskan sektor UMKM menjadi unggulan, karena selain mengangkat ekonomi kerakyatan juga potensi mendorongnya sebagai ikon ekonomi Sumut.
“UMKM ini sangat membantu, menjadi tulang punggung perekonomian kita. Dan jumlahnya juga sangat lumayan, sehingga pelaku UMKM harus berani untuk bekerjasama pada bank bank yang sudah melakukan kemudahan pada pinjaman khusus pelaku usaha menengah kebawah,†katanya.
Pelaku UMKM di Sumut meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, produk, memperluas pasar dan jaringan baru. Serta terus berkiprah dan berinovasi mengikuti persaingan global.
“Upaya ekspor juga perlu ditingkatkan, karena dari ribuan UMKM di Sumut, masih sulit menembus ekspor. Kemudian, untuk unit simpan pinjam koperasi, juga perlu ditingkatkan ke sektor industri,†ujarnya.
Pengusaha UMKM Sumut, Alween Ong mengatakan saat ini pelaku UMKM di Sumut sudah tidak terhitung lagi, banyak produk asli Sumut yang sudah merambah di berbagai daerah nasional. “Kita sangat mendukung pelaku UMKM dalam memasarkan hasil produknya, sebab dengan produk ini Sumut makin dikenal diluar sana,â€katanya.
Alween berharap, agar untuk pelaku UMKM dalam hal penambahan modal ke bank, diharapkan tidak dipersulit, “selama ini ada teman teman pelaku UMKM yang keluhkan hal ini, masalah penambahan dana untuk meningkatkan usaha mereka, sulit untuk meminjam modal ke bank, banyak sekali persyaratannya,â€ujarnya.
Pengusaha bisnis narsis digital printing ini menambahkan agar di era MEA ini, pelaku UMKM tetapn dimotivasi untuk hal pendanaan agar produk lokal Sumut makin banyak dipasar nasional maupun internasional.(W04)
Taman Syech Kukut akan di Revitalisasi Pemko Solok Jadi Taman Literasi dan Budaya
kota
Halal Bihalal Masyarakat Nagari Koto Laweh Sambut Bulan Suci Ramadhan diHadiri Bupati Solok.
kota
Bupati Solok Bersama Ketua TPPKK Kabupaten Solok Lakukan Aksi Donor Darah di GOR H. Agus Salim Padang
kota
MIT Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Tangkap 2 Residivis Sindikat Curanmor Beraksi Puluhan Kali
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas ola
kota
Bupati Saipullah Tutup MTQ XXV Madina 2026, 250 Peserta Berkompetisi
kota
Bupati Saipullah Buka Mubes III FPPAB Madina, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Lembaga Adat
kota
Berlumpur Demi Rakyat! Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Bangun Harapan Petani Sangkunur
kota
Air Kehidupan Itu Segera Mengalir, Berkat Gotong Royong Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS dan Warga
kota
Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Jadi &039Malaikat Penolong&039 bagi Warga Sangkunur
kota