Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota
Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota
News
MEDAN I SUMUT24.co Berawal dari kebiasaan keluarga menyantap makanan pedas, Wira Wandira, warga Jalan Pelajar Ujung Komplek Villa Patumbak Permai Dusun I Marendal, Deliserdang merintis dan buka usaha sambal kemasan.
Baca Juga:
- Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota
- Wali Kota Menyambut hangat kehadiran Rektor Universitas UHKBPN dalam rangka MOu Dengan Pemko Siantar
- Dr. Hendra Gunawan Pimpin PSI Asahan : Optimis Sasarkan 5 Kursi DPRD, Terbuka untuk Semua Elemen Masyarakat
Mengusung “Sambal Gobank” sebagai brand produknya, wanita muda ini meyakinkan konsumennya bahwa sambal produksinya tidak menggunakan MSG (bahan penyedap).
“Usaha saya ini masih baru, awalnya saya terinsprirasi dari keluarga kami sendiri, karena semua suka makan sambal yang pedas, dan saya kebetulan suka masak juga,” kata ibu satu anak ini menjawab wartawan, Jumat (25/10).
Diungkapkan Wira, sebelum menjalankan bisnis rumahan tersebut, ia sempat mengikuti kursus kelas masak khusus berbagai macam sambal. Keistimewaan sambal ini dikatakannya tanpa MSG atau penyedap dan karena tidak menggunakan pengawet, sehingga sambal dapat tahan sampai dengan seminggu. Bahkan jika disimpan di freezer (pendingin) bisa bertahan selama satu bulan.
“Sambal buatan saya ini tidak menggunakan MSG jadi Insyaallah sehat, dan alasan saya tidak menggunakan penyedap, karena keluarga saya juga makan,” ungkapnya.
Sambal terbuat dari bahan-bahan yang semua harus fresh dan pilihan itu dihadirkannya dengan banyak varian antara lain sambal jengkol, sambal hijau kecepe pete, sambal cumi pete, sambal kecombrang, sambal bangkok, sambal bajak, sambal bawang, sambal kalasan, sambal mata, sambal ayam suwir, dan sambal tongkol/tuna suwir. Wira menambahkan, sampai dengan saat ini banyak peminat yang memesan sambal cumi pete dan sambal kecepe pete.
“Semua varian sambal boleh request level pedas. Termasuk sambal jengkol bisa request level pedasnya, begitipun sambal pete/kecepe kita bukan banyak minyak ya, ini karena kita tanpa pengawet,” ucapnya.
Adapun pemasaran “Sambal Gobank” baru ia lakukan lewat media sosial (medsos) dan ke teman-teman serta sanak keluarga. “Harapan dan impian kami kedepan semoga usaha kami sukses dan semakin banyak yang suka dengan sambal kami mengingat sudah banyak juga yang membuat sambal botolan handmade ini, apalagi Alhamdulillah bagi yang sudah pernah mencoba banyak bilang enak dan pedasnya nampool,” pungkasnya.(rel/W03)
Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota Menyambut hangat kehadiranRektor Universitas UHKBPN dalam rangka MOu Dengan Pemko Siantar
kota
sumut24.co ASAHANl, Semangat baru bergulir di kancah politik Kabupaten Asahan. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PS
News
Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang
News
Titian Muhibah PTM ESU&ndashMalaysia, Pingpong Jadi Jembatan Persahabatan Bangsa Serumpun
Sport
PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE35?
News
Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut
kota
M Yani Piliang mendapat 5 dukungan dari 6 Pengkab/Pengkot yang aktif, hampir dipastikan menjadi Calon Tunggal Ketua PERPANI Sumatera Utara
kota
Dari Kantor Baru ke Aksi Nyata BPP KAPMI Perkuat Ekonomi Pengusaha Muda
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan menyal
kota