Selasa, 17 Februari 2026

PGN Medan Siap Turunkan Harga Gas

Administrator - Rabu, 30 Maret 2016 09:35 WIB
PGN Medan Siap Turunkan Harga Gas

MEDAN | SUMUT24 Manajemen PT Perusahaan Gas Negara area Medan, siap menurunkan harga gas industri di Sumatera Utara, menjadi sebesar 9,87 dolar AS per MMBTU plus Rp700 per meter kubik. Saat ini harga gas masih bertahan pada 10,87 dolar AS ditambah Rp700 per meter kubik.

Baca Juga:

General Manager PGN area Medan, Sabaruddin mengatakan, sebenarnya sesuai kesepakatan dengan Pertamina dan Ditjen Migas, harga gas industri di Sumut sudah akan turun terhitung Januari 2016. Namun, penurunan harga itu belum bisa dilakukan karena belum ada payung hukumnya berupa Peraturan Presiden.

“Jadi memang harus menunggu Perpres meski PGN sudah siap menurunkan harga,”katanya kemarin.

Dijelaskannya, manajemen PGN sangat mendukung upaya Komisi VII DPR RI, yang akan kembali membicarakan soal kesepakatan penurunan harga, dan adanya Perpres yang sedang dalam proses.

Ia mengaku, harga gas sulit dijual di bawah 8 dolar AS per MMBTU, seperti yang diharapkan pengusaha. Sebab, harga beli gas dari sumber pasokan atau sumur gas masih 8,7 dolar AS per MMBTU.

“Masih mahalnya harga gas dari sumber  pasokannya itu pula yang membuat PGN berharap sumber-sumber gas semakin banyak khususnya di Sumut,” ungkapnya.

Sabaruddin mengatakan, saat ini sumber pasokan gas untuk Sumut, hanya dua sumber, yakni dari Arun Aceh dan Pangkalan Brandan, Langkat.

“Kalau sumber gas semakin banyak jumlahnya dan khususnya berada di Sumut, maka harga gas akan bisa lebih murah,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya gas dari Arun, volume dan tekanan gas ke pelanggan sudah semakin terjaga. Walau penggunaan atau permintaan masih relatif belum stabil akibat dampak krisis global.

Pasokan gas ke industri dewasa ini sudah 8-9 MMSCFD dari di bawah bulan Agustus 2015 yang di bawah 7 MMSCFD. Tekanan juga sudah mencukupi sekitar di bawah 16 BAR. Pelanggan industri PT PGN dewasa ini ada 46 perusahaan atau 51 termasuk industri kecil.

“Memang sudah ada permintaaan tambahan dari industri tetapi masih belum banyak dan PGN sedang memprosesnya,” pungkasnya.(nis)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Taman Syech Kukut akan di Revitalisasi Pemko Solok Jadi Taman Literasi dan Budaya
Halal Bihalal Masyarakat Nagari Koto Laweh Sambut Bulan Suci Ramadhan di Hadiri Bupati Solok.
Bupati Solok Bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Lakukan Aksi Donor Darah di GOR H. Agus Salim Padang
MIT Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Tangkap 2 Residivis Sindikat Curanmor Beraksi Puluhan Kali
Rico Waas Dorong Percepatan Penyelesaian Revitalisasi Stadion Teladan
Bupati Saipullah Tutup MTQ XXV Madina 2026, 250 Peserta Berkompetisi
komentar
beritaTerbaru