FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah dan Desak Revisi UU Pers
FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah dan Desak Revisi UU Pers
kota
Baca Juga:Kebangkitan era digital di segala sisi kehidupan saat ini mengantar kita memasuki dunia modern, yang menuntun kita melakukan segala sesuatu jauh lebih mudah, cepat, praktis serta efisien. Termasuk kebutuhan di sektor perbankan yang kini ada dalam genggaman.
Digitalisasi perbankan melalui aplikasi yang masif saat ini, tidak hanya menawarkan kemudahan kepada nasabah, tetapi juga berlomba-lomba melengkapi beragam fitur menarik yang mudah dinavigasi oleh seluruh lapisan masyarakat. Aplikasi New SUMUT Mobile adalah salah satunya.
Sejak diluncurkan pada bulan Juni 2025, tercatat 192.000 nasabah Bank SUMUT di wilayah Sumatera Utara telah mengunduh atau menggunakan aplikasi ini. Aplikasi layanan perbankan berbasis android rancangan Bank SUMUT tersebut dikenal aman, telah menggunakan teknologi sekuritas tinggi guna melindungi data pribadi dan transaksi nasabah dari kejahatan siber. Selain itu juga dilengkapi dengan beragam fitur menarik yang mudah digunakan. Mulai dari nasabah kelas atas hingga nasabah yang gagap teknologi alias 'Gaptek' sekalipun.
Masyarakat pengguna meyakini, aplikasi New SUMUT Mobile memudahkan mereka melakukan setiap transaksi tanpa ribet seperti aplikasi perbankan lainnya. Kemudahan ini terlihat jelas dalam fitur-fitur menarik yang ditawarkan seperti transfer uang, pembayaran tagihan (listrik, air, PDAM), top up e-wallet, hingga tarik tunai tanpa kartu dengan lebih efisien dan aman.
.jpeg)
Fungsi dari seluruh fitur sangat berdampak pada peningkatan efisiensi kerja pelaku usaha. Seperti bayar suplier tidak perlu meninggalkan toko, cukup bertransaksi secara digital dengan proses cepat (real time process). Selain itu dapat membuka peluang bisnis sampingan dengan menggunakan fasilitas Payment Point Online Bank (PPOB) seperti jual pulsa dan membayar tagihan listrik/air pelanggan.
Kemudahan lain yang bisa diperoleh nasabah yang menggunakan New SUMUT Mobile ini adalah modernisasi pembayaran, menggunakan dompet digital atau m-banking proses cepat tanpa buang waktu antri di bank.
Asisten Finansial Kekinian bagi Pelaku Usaha Lokal
Melihat kemudahan aplikasi ini mulai dari penggunaan fiturnya hingga manfaatnya dalam membuka peluang bisnis melalui fasilitas PPOB, tak salah jika New SUMUT Mobile diyakini juga dapat dijadikan sebagai asisten kekinian bagi pelaku usaha lokal atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Alasannya sederhana, diantaranya adalah dapat meminimalisir kesalahan para pelaku UMKM dalam mengatur administrasi keuangan yang selama ini dilakukan secara konvensional. Tentunya kerap menimbulkan permasalahan klasik terkait pembukuan cashflow manual yang amburadul, buku keuangan rentan hilang atau rusak hingga kesulitan melihat keuntungan bersih secara real-time.
Akibatnya, selain dijumpai tidak efisiennya pemanfaatan waktu untuk membuat administrasi keuangan tersebut, juga berakibat tidak ada peningkatan dalam menghasilkan keuntungan usaha. Disamping itu, resiko kedapatan uang palsu dalam transaksi bisnisnya juga menjadi momok menakutkan bagi pelaku usaha. Karena itu, dengan kehadiran New SUMUT Mobile, semua kesulitan tersebut pastinya dengan mudah teratasi.
Ozzy : Memudahkan Urusan Keuangan Usaha Kafe
Bagi pelaku UMKM, waktu adalah segalanya. Hal ini dirasakan betul oleh M. Fadli Fachrurrozi, pemilik Mandheling Coffee yang hits di Jalan Imam Bonjol, Medan. Pria yang akrab disapa Ozzi ini berbagi cerita bagaimana ia mengelola operasional kafenya dengan lebih praktis berkat bantuan teknologi digital keuangan New SUMUT Mobile.
Sebagai pengusaha muda, Ozzi mengaku sangat terbantu dengan aplikasi andalan Bank SUMUT tersebut. Menurutnya, aplikasi ini bukan sekadar alat transaksi, tapi sudah terasa seperti "asisten pribadi" yang memudahkan urusan keuangan kafenya setiap hari.
Dulu, urusan cek mutasi atau rekap pembelian bahan baku bisa memakan waktu lama karena prosesnya yang masih manual. Namun, dua tahun terakhir sejak beralih ke New SUMUT Mobile, semuanya berubah jadi lebih cepat.
"Sekarang update keuangan kafe jauh lebih ringkas. Bahkan untuk belanja bahan baku dari supplier yang jauh, saya tinggal pakai QRIS. Dulu kalau beda bank harus mikir biaya transfer, sekarang tinggal scan barcode saja, beres tanpa biaya tambahan. Gampang kali!" ujar Ozzi antusias.
Fitur yang "Anak Medan Kali"
Salah satu hal yang membuat Ozzi betah adalah tampilan aplikasinya yang ramah pengguna. Menurutnya, orang yang merasa kurang mahir teknologi (gaptek) pun bakal langsung paham cara pakainya karena interface-nya yang simpel.
Ozzi juga menyoroti kemudahan top-up e-wallet. Jika di aplikasi lain kita sering diminta memasukkan kode unik yang panjang, di New SUMUT Mobile cukup masukkan nomor handphone dan transaksi langsung diproses. Namun tambahnya, ada satu fitur favorit yang menurutnya paling juara yaitu "Split Bill".
"Ini fitur favorit kalau lagi nongkrong bareng kawan-kawan. Istilah kita anak Medan itu 'BMM' alias Bayar Masing-Masing. Tinggal bagi tagihan ke rekening teman, langsung berproses. Gampang kalilah, sudah kayak punya konsultan keuangan pribadi sendiri," tambahnya sambil tertawa.

Bagi kamu yang juga pelaku usaha atau sekadar ingin transaksi harian lebih lancar, pengalaman Ozzi ini bisa jadi inspirasi bahwa urusan perbankan sekarang memang sudah seharusnya semudah itu.
Peran Bank SUMUT Dorong UMKM "Naik Kelas"
Selaras dengan program pembangunan ekonomi yang dicetuskan oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution lewat program Fast Track Youngpreneur (FYP) pada bulan Mei 2025, Bank SUMUT ikut berperan untuk terus mendorong tumbuhnya kewirausahaan baru dan peningkatan level Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bertransisi dari konvensional ke digital melalui aplikasi New SUMUT Mobile.
Menurut Bobby, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian di seluruh provinsi di Indonesia. Terbukti UMKM berhasil menyumbang sekitar 60,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 96,9 persen tenaga kerja nasional.
Untuk provinsi Sumatera Utara sendiri, menurut data dari Dinas Koperasi UKM Sumatera Utara yang dirilis pada Mei 2025 pada kurun waktu 2022 hingga 2025, tercatat terjadi pertumbuhan jumlah pelaku UMKM yang signifikan dari jumlah 1,1 juta unit menjadi 1,5 juta dengan capaian ekspor produk UMKM dari wilayah Sumatera Utara telah mencapai 49,6 miliar, menyumbang 46,51% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Utara.
Namun capaian tersebut masih belum dianggap sebagai kemajuan yang menyeluruh mengingat tingginya persentase pelaku UMKM Sumut masih menggunakan pola lama (konvensional) alias belum mentransformasikan model bisnis usahanya ke digital.
"Terus lakukan inovasi dan digitalisasi. Dunia usaha saat ini adalah dunia digital. Tanpa adaptasi kita tertinggal. Pelaku UMKM, beranilah scale-up dan bermitra", imbuh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H.Surya saat itu menambahkan.
Maka sudah sepantasnyalah aplikasi New Bank SUMUT Mobile dinobatkan sebagai aplikasi digital tercepat untuk mewujudkan program pemerintah "UMKM Naik Kelas". Sekarang saatnya para pelaku UMKM di provinsi Sumatera Utara beralih ke pengalaman perbankan yang lebih baik hanya dengan New SUMUT Mobile. (Laura)
FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah dan Desak Revisi UU Pers
kota
Istri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Hoegeng Tutup Usia di Umur 100 Tahun
kota
sumut24.co MedanKebangkitan era digital di segala sisi kehidupan saat ini mengantar kita memasuki dunia modern, yang menuntun kita melakuk
Ekbis
Sat Lantas Polresta Deli Serdang Gencarkan Sosialisasi Ops Keselamatan Toba 2026
News
&ldquoOrang Sumut untuk Sumut Golkar Harus Kembali Berakar dan Berdaulat di Daerah&rdquo
kota
sumut24.co ACEH, PLN UIP Sumbagut berhasil melakukan energize SUTT 150 kV BlangpidieTapak Tuan serta GI 150 kV Blangpidie Extension menu
News
Polsek Bangun Purba Bersama Muspika Lakukan Pengecekan Lokasi yang Diduga Menjadi Tempat Judi Dadu Putar
kota
Pelaku Curanmor Kerap Beraksi di Plaza Medan FairDihadiahi 2 Peluru
kota
Konser Zero Budget Mengguncang Asia Tenggara International 100 CTFP Card of Honor Indonesia 2026
kota
Sergai sumut24.co Dalam rangka memperkuat sinergitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Giz
News