Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
MEDAN|SUMUT24
Baca Juga:
- Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Terdiri dari 12 Dusun dengan luas areal 810 hektar, Desa Marendal 1 yang dihuni lebih kurang 37 ribu jiwa, memiliki potensi UKM yang patut banggakan dan juga dikembangkan.
Kepada SUMUT24, Ir Ardiyanto yang saat menjabat sebagai Kepala Desa Marendal 1 menuturkan, meski penduduknya sebahagian besar adalah pekerja, namun produk UKM yang berada di desanya sudah selayaknya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi dan juga Pemkab Deliserdang, agar dapat dikembangkan.
“Masyarakat desa kebanyakan adalah pekerja. Pertanian 0,1 persen, pabrik 0,01 persen. Sedangkan UKM seperti pengrajin kerupuk, meubel, roti, ulos, kerajinan tangan, tempe sangat banyak,â€terangnya.
Kendati demikian, Ir Ardiyanto mengungkapkan, pembinaan terhadap pelaku UKM tersebut masih dilakukan oleh pemerintah desa saja, sedangkan dari Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten belum ada. Sedangkan saat ini, sudah ada UKM yang paling menonjol di desanya sudah ada, yaitu kripik dan roti.
“Saya sangat mengharapkan, agar Pemkab Deliserdang dan Provinsi dapat melakukan pembinaan terhadap pengusaha UKM, agar dapat tumbuh dan berkembang,†katanya.
Diterangkanya, sebagai sebuah desa, Desa Marendal 1 ini memiliki wilayah yang sangat luas. Karenanya, Ardiyanto berharap agar usulan pemekaran desa yang sudah diusulkanya dapat di akomodir oleh pihak pihak terkait.
“Desa tetangga, seperti desa Suka Makmur, dan Kedai Durian masing masing memiliki 3 desa, sementara Desa Marendal 1 hanya 1 desa dan sangat luas. Dimohon, seluruh pihak dapat mendukung pemekaran desa Marendal 1,â€ujarnya.
Untuk mempercepat proses pemekaran ini, kata Ardiyanto, saat ini sedang dibentuk tim untuk pemekaran.
Saat ini, sambungnya, Desa Marendal 1 diberi dana desa oleh pemerintah sebesar Rp 1,056 Miliar pada tahun 2018 ini. Dalam aturanya, dana tersebut dibagi 30 persen untuk pemberdayaan masyarakat, sedangkan 70 persenya lagi adalah untuk infrastruktur. Dalam hal pembangunan desa, Ardiyanto menjelaskan,bahwa kendala yang utama adalah soal air drainase, yang tidak mengalir ke aliran kanal.
“Setiap kunjungan reses anggota dewan,saya usulkan agar dibantu, sehingga air drainase dapat mengalir ke kanal. Dan semuanya sudah mengiyakan. Mudah mudahan dalam waktu dekat akan segera terealisasi,†sebutnya.
Dipenghujung keteranganya saat itu, Ir Ardiyanto berharap, agar seluruh masyarakat Desa Marendal 1 dapat mendukung program pemerintah desa sendiri, maupun program yang diluncurkan oleh Pemkab Deliserdang dan juga Provinsi. Baik itu program kesehatan, dan juga program sosial, serta program pembangunan Desa dan lingkungan.
Pemerintah Harus Hadir
Menyoroti perkembangan UKM di Desa Marendal 1, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Deliserdang Kustomo SH mengharapkan agar pemerintah maupun pihak swasta harus hadir untuk memberikan dukunganya.
Kepada SUMUT24, Kustomo menuturkan, bahwa banyak sekali masyarakat Marendal 1 yang memiliki potensi SDM dalam hal UKM.
“Mayoritas penduduk Desa Marendal 1 ini adalah pengrajin, baik itu pengrajin yang sifatnya berupa makanan seperti kerupuk, kripik dan juga tempe. Dan saat ini, Desa Marendal 1 sudah menjadi pusat produk tempe,†katanya.
Saat ini, lanjutnya, di Jalan Karya Dusun 9 Desa Marendal 1 ada UKM pembuatan tempe yang hari ini sudah memproduksi hingga 500 Kg per harinya. “Sedangkan untuk meubel yang juga menjadi primadona adalah usaha Pak H Pairin yakni UD Rezeki Bersama, yang kualitasnya sangat baik. Selain itu, ukiran Jepara juga sudah lengkap di Desa Marendal 1,” tambahnya.
Sebagai wakil rakyat di Kabupaten Deliserdang, Kustomo berharap agar para pelaku UKM dapat lebih pro aktif lagi. Sehingga, pihaknya dapat mengkomunikasikan pengembangan UKM melalui anggaran Pemkab Deliserdang.
“Kita melihat skala prioritas. Dan potensi di Desa Marendal ini adalah UKM,†ujarnya.
Kustomo yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kades Marendal 1 ini juga menyampaikan, bahwa jika dilihat dari pembangunan infrastruktur, Desa Marendal 1 dapat dikatakan masih tertinggal dengan desa desa tetangga.
Seperti harapan Kades Ardiyanto soal pemekaran desa,lanjutnya,dirinya dapat memahami kalau hal ini adalah dalam rangka pemerataan pembangunan.
“Pemekaran saat ini menjadi salah satu kebutuhan, karena desa Marendal 1 ini adalah desa yang besar, sehingga dalam rangka pelayanan dan pembangunan, ini sangat strategis jika dimekarkan,†ujarnya.
Kendati demikian, Kustomo berharap, nilai nilai emosional kekeluargaan harus tetap akan terjaga. Kepada Pak Kades dan lembaga terkait, agar tetap menjaga nama Marendal 1, kalaupun itu dimekarkan. Sehingga, emosional kekeluargaan itu tetap terjaga. Karena, di Desa Marendal 1 ini secara nilai emosional, kekeluargaan itu sangat kuat. Pemekaran ini itu hanyalah tekhnis dalam menyingkapi percepatan dan pemerataan pembangunan.
“Insya Allah, dengan kerja sama dana desa dan masyarakat, hal ini akan menjadi kekuatan alam untuk menumbuh kembangkan pembangunan di desa kita kearah yang lebih baik,†pungkasnya. (W01)
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota