Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Medan | SUMUT24
Baca Juga:
- Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Belakangan hari ini, semakin tingginya animo masyarakat di Sumatera Utara untuk berinvestasi virtual membeli bitcoin. “Saya sarankan masyarakat agar memahami resiko secara menyeluruh bila membeli bitcoin. Saya melihat ada resiko kita akan merugi jika terjadi tekanan pada harga bitcoin kedepan. Hal ini dikarenakan Bitcoin tidak memiliki underlying asset. Tidak terbayang jika ada tekanan jual yang sangat berpeluang menciptakan kerugian besar,” ujar Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin SE kepada SUMUT24, Selasa (19/12).
Terlebih, ujar Gunawan, karena harga bitcoin saat ini sudah berada di atas kisaran 150.000 US Dolar. “Jadi terlihat semacam gelembung kenaikan harga yang sangat fantastis. Yang kapan saja siap untuk pecah, sehingga bisa merusak harga bitcoin itu sendiri. Ingat kalau rugi, tidak aka nada satu pihak pun yang akan mengganti kerugian tersebut,” tegasnya.
Terkait dengan pembentukan harganya, “saya pikir sentimennya hanya persepsi saja. Selain itu, kita harus memantau perkembangan kondisi investor di Jepang maupun Korea Selatan yang menjadi basis sumber investor bitcoin. Isu negative yang berkembang di dua negara tersebut sangat berpeluang menekan harga bitcoin kedepan nantinya,” sebut Gunawan Benjamin.
Kalau ada pihak yang menyatakan bahwa Bitcoin itu bodong. “Saya pikir pendapat tersebut tidak bisa disalahkan. Karena saya yakin pembentukan harga yang menciptakan kenaikan sangat signifikan tersebut pada dasarnya disokong oleh pembeli yang bentuknya itu mirip dengan piramida. Agar harga Bitocin bisa naik terus, maka Bitcoin membutuhkan pembeli baru,” ujarnya mengingatkan.
Tidak ada yang menjamin sampai kapan hal ini akan berlangsung. “Saya yakin suatu saat nanti akan ada isu negative yang bisa menekan harga bitcoin nantinya,” ujar Gunawan.
Namun ada perbedaan yang mendasar antara bitcoin dengan investasi bodong yang selama ini meresahkan masyarakat. Pada dasarnya investor bitcoin menyadari bahwa ada resiko membeli bitcoin.
Tidak seperti investasi bodong yang cenderung menutupi resikonya. Bitcoin justru banyak difahami sebagai wahana mencari keuntungan dengan resiko yang tinggi. Karena harganya bisa naik atau turun secara signifikan. “Saya menilai Bitcoin ini lebih menjadi ajang spekulasi ketimbang investasi. Kita berharap otoritas keuangan kita mengambil sikap tegas terhadap bitcoin,” ujar Gunawan Benjamin lagi.
Hal ini bertujuan untuk melindungi masyarakat kita. “Saya kuatir banyak masyarakat kita yang hanya ikuti-kutan membeli bitcoin, tanpa menyadari resikonya. Nah, kita wajib melindungi masyarakat yang hanya tergiur dan cenderung ikut-ikutan tersebut. Jadi baiknya ada regulasi yang mengatur agar bitcoin tidak menjadi tempat bagi masyarakt untuk membenamkan uangnya,” tegas Gunawan Benjamin. (R03)
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota