Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
JAKARTA | SUMUT24
Baca Juga:
- Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Buku sering disebut sebagai jendela dunia. Karena dapat memberikan berbagai informasi, ilmu pengetahuan serta hiburan bagi para pembacanya. Namun tidak semuanya dapat menikmati secara leluasa. Terutama bagi kaum difabel, khususnya tunanetra.
Hal ini dikarenakan tidak meratanya akses atau ketersedian buku braille di Indonesia. Karena itulah, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerjasama dengan penyedia aplikasi Ayobaca.in menyediakan buku-buku digital dengan spesifikasi khusus untuk kalangan difabel dan menjadikannya aplikasi pertama di Indonesia yang mengonversi buku konvensional menjadi buku audio dengan melibatkan masyarakat sebagai pembaca sukarelawan.
Chief Corporate Affair Officer XL Axiata, Eka B. Danuwirana mengatakan, Pendidikan merupakan hal yang utama bagi kemajuan sebuah bangsa dan seluruh masyarakat berhak untuk memperolehnya termasuk saudara-saudara kita peyandang difabilitas.
Kerjasama XL Axiata dengan Ayobaca.in ini menunjukkan keyakinan kami bahwa kehadiran teknologi digital ditengah masyarakat selayaknya bisa dimanfaatkan untuk melahirkan berbagai sarana yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat pula, termasuk meningkatkan kualitas pendidikan untuk penyandang difabel.
Kita pun bisa menciptakan berbagai sarana yang bisa membantu para penyandang difabilitas untuk mampu menjalani kehidupan sehari-harinya sebaik mungkin seperti warga masyarakat lainnya yang normal.
“Aplikasi Ayobaca.in tentunya akan sangat membantu rekan-rekan penyandang tuna netra untuk mendapatkan akses ke buku-buku sebagai sumber ilmu pengetahuan.†sebut Eka.
Eka menambahkan, XL Axiata terus berkomitmen menjalankan program sosial berkelanjutan untuk mendukung kemajuan Pendidikan di Indonesia melalui penggunaan teknologi digital.
XL Axiata juga berusaha untuk melakukan edukasi kepada masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif semaksimal mungkin, termasuk meningkatkan kinerja dan produktivitas yang kali ini khusus menyasar para penyandang difabel.
Sejalan dengan program social responsibility perusahaan, XL Axiata melihat Ayobaca.in sebagai hasil karya social enterpreneur yang sangat istimewa karena mengedepankan nilai-nilai sosial bagi masyarakat.â€
Aplikasi Ayobaca.in merupakan hasil karya sekelompok mahasiswa Indonesia yang diprakarsai oleh Deka Komanda Yogyantara, Razii Abraham, Claristy, Debora Valentini, Br. Ginting dan Ferry Fernando yang juga merupakan alumni Program XL Future Leaders (XLFL) angkatan ke-3, serta ada dua mahasiwa dari luar XLFL mereka adalah Velta Azizah Destiana, Risyad Ridho Hasbullah.
Aplikasi ini adalah yang pertama di Indonesia yang mengonversi buku konvensional menjadi format buku audio. Berbagai jenis bacaan dihadirkan dalam aplikasi ini, seperti buku pelajaran sekolah atau buku teks, buku ilmiah, modul, hingga komik dan novel.
Berdasarkan data Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) tahun 2016, terdapat 3,7 juta penyandang tunanetra di Indonesia. Bagi mereka, ketersediaan buku braille di Indonesia masih tergolong sedikit dan dengan harga yang tidak murah.
Saat ini aplikasi Ayobaca.in dapat diunduh melalui playstore bagi pengguna smartphone Android 4.0 ke atas atau dapat diakses melalui situs web www.ayobaca.in, dan akan tersedia di iOS pada bulan depan.
Masyarakat dapat menjadi volunteer untuk membacakan berbagai pilihan buku yang tersedia di Ayobaca.in dengan cara merekam suara secara real time, di mana pun dan kapan pun, serta dapat melalui media apa pun.
Hasil rekaman suara selanjutnya diunggah ke Ayobaca.in. Pembaca buku dapat membaca per bab yang disukainya, lalu dilanjutkan oleh yang lainnya.
Kemudian Ayobaca.in akan menkonversi hasil rekaman menjadi buku audio dalam bentuk CD. Dengan menargetkan 1 hari 1 buku (1 buku setara 10-12 jam versi audio) yang dapat dikonversikan selanjutnya buku audio akan didistribusikan oleh Yayasan Mitra Netra beserta PERTUNI ke berbagai yayasan dan perpustakaan khusus tunanetra.(rel-W01)
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota