Jumat, 26 Juni 2026

Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin : Inflasi Oktober Dipicu Kenaikan Harga Kelompok Pengeluaran

Administrator - Selasa, 01 November 2022 11:13 WIB
Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin : Inflasi Oktober Dipicu Kenaikan Harga Kelompok Pengeluaran

Medan I sumut24.CO

Baca Juga:

Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin mengatakan, Inflasi bulan Oktober ini terjadi karena dipiicu adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh seluruh indeks harga kelompok pengeluaran.

“Badan Pusat Statistik Sumatera utara mencatat komoditas utama penyumbang inflasi year on year (yoy) pada Oktober 2022, antara lain bensin, angkutan udara, beras, angkutan dalam kota, rokok kretek filter, ikan dencis, dan bawang merah. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks harga kelompok pengeluaran,” kata Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin melalui kanal youtube resmi BPS, Selasa (1/11/2022).

Disebutkannya, kelompok pengeluaran tersebut yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,14 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 5,44 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,86; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 5,85 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,80 persen.

Kemudian kelompok transportasi sebesar 20,12 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,19 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 7,16 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,55 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 4,48 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,79 persen.

Lebjh lanjut sebut Nurul Hasanudin, sedangkan untuk tingkat inflasi month to month (mtm) Oktober 2022 tercatat deflasi sebesar 0,51 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) Oktober 2022 sebesar 4,69 persen.

Nurul Hasanudin juga mengungkapkan, pada Oktober 2022 terjadi inflasi year on year (yoy) gabungan lima kota di Sumatera Utara, meliputi Sibolga, Pematangsiantar, Medan, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli, sebesar 5,66 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,25.

“Dari lima kota IHK di Sumatera Utara, inflasi yoy tertinggi terjadi di Padangsidimpuan sebesar 6,85 persen dengan IHK sebesar 115,22. Sedangkan yang terendah terjadi di Medan sebesar 5,56 persen dengan IHK sebesar 110,82,” ujar Nurul Hasanudin. (red-1)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dedikasi dan Pengabdian Brimob Sumut Tuai Apresiasi, Wakapolda Tegaskan: Selalu Hadir dan Terdepan untuk Masyarakat
Pengedar Sabu 'Kebo' Diciduk Tim KBN Pantai Labu, Polisi Sita Empat Paket Narkoba
PLN Percepat Persiapan Operasi PLTA Peusangan Unit 1, Tambah 45 MW Listrik Hijau Untuk Aceh
Dukung Pendidikan Dan Literasi Digital, PLN UIP SBU Bangun Laboratorium Komputer Untuk Santri di Aceh
PSI Asahan Soroti Ketidakjelasan Status Tersangka Kasus Kayu Ilegal, Ada Apa di Balik Penggerebekan?
HUT Bhayangkara ke-80, Sinergi Pemkab Asahan dan Polres Asahan Jangkau Dusun Terpencil Belum Berlistrik
komentar
beritaTerbaru