Minggu, 22 Februari 2026

Harga Karet di Tahun 2017 Diharapkan Lebih Baik

Administrator - Sabtu, 31 Desember 2016 02:06 WIB
Harga Karet di Tahun 2017 Diharapkan Lebih Baik
Medan | Sumut24 Tahun 2016 bagi petani maupun pengusaha karet adalah tahun yang belum memberikan kontribusi yang banyak. Sebab, harga karet memang sedang alami penurunan. Ditambah lagi beberapa kebijakan dari pemerintah yang beluk banyak berpihak kepada petani dan pengusaha karet. Namun, menurut sekretaris Gapkindo Sumut, Edi Irwansyah, tahun 2017 diharapkan harga karet semakin membaik. Dan ini adalah suatu cita cita para petani dan pengusaha karet dalam menjalani usaha karetnya. “Selama ini kita tetap terus berupaya agar bukan hanya pengusaha yang ikut merasakan dampak positif dari perjalanan naik turunnya harga karet, lebih dari itu, petani yang paling kita pikirkan agar mereka lebih baik,”katanya Jumat (30/12/2016). Dikatakannya, selama 2016, harga karet memang turun, dan bahkan semua petani dan pengusaha karet mengeluhkan hal ini. Namun, tidak bisa dipungkiri, harga karet berkiblat dari dunia. “Kita tetap optimis untuk tahun depan, dimana awal Januari bergerak sekitar 190-200 sen per kg TSR 20, dan harga di 2017 akan lebih baik dari 2016,”pungkasnya.(W04)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev: Sudah Terlaksana dengan Baik
komentar
beritaTerbaru