Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Medan | Sumut24
Baca Juga:
- Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Kabid. Statistik Distribusi BPS Sumut, Bismark Saor Pardamean, mengatakan, Nilai Tukar Petani (NTP) berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di Provinsi Sumatera Utara pada November 2016, NTP Provinsi Sumatera Utara mengalami penurunan 0,45 persen dibanding Oktober 2016, yaitu dari 101,28 menjadi 100,83.
Terjadinya penurunan NTP pada November 2016 disebabkan oleh kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih rendah jika dibandingkan dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian,”katanya kemarin.
Penurunan NTP November 2016 disebabkan oleh turunnya NTP pada   semua Subsektor pertanian. NTP Subsektor Tanaman Pangan (padi dan palawija) turun sebesar 0,30 persen, NTP Subsektor Hortikultura turun sebesar 0,67 persen, NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat turun sebesar 0,13 persen, NTP Subsektor
“Sementara untuk peternakan juga turun 0,97 persen dan NTP Subsektor Perikanan mengalami penurunan sebesar 0,32 persen,”ujarnya.
Selain itu, Indeks harga yang diterima petani (It) dari kelima subsektor menunjukkan fluktuasi harga beragam komoditas pertanian yang dihasilkan petani. Pada November 2016, It Provinsi Sumatera Utara mengalami kenaikan sebesar 0,38 persen dibandingkan dengan It Oktober 2016, yaitu dari 127,97 menjadi 128,46 Kenaikan It terjadi pada empat subsektor yaitu subsektor tanaman pangan (padi & palawija) sebesar 0,53 persen, subsektor hortikultura sebesar 0,11 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,86 persen, dan subsektor perikanan sebesar 0,10 persen. Sementara subsektor peternakan mengalami penurunan sebesar 0,34 persen.
“Indeks harga yang dibayar petani (Ib) pada November 2016, mengalami kenaikan sebesar 0,83 persen dibandingkan dengan Ib Oktober 2016, yaitu dari 126,36 menjadi 127,41. Kenaikan Ib terjadi pada seluruh subsektor, yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 0,83 persen, subsektor hortikultura sebesar sebesar 0,79 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,99 persen, subsektor peternakan sebesar 0,64 persen, dan subsektor perikanan sebesar 0,42 persen,”pungkasnya.(W04)
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota