Minggu, 22 Februari 2026

Masyarakat Sumut Harus Jeli Dengan Bentuk Rupiah

Administrator - Selasa, 22 November 2016 11:16 WIB
Masyarakat Sumut Harus Jeli Dengan  Bentuk Rupiah

Medan | Sumut24

Baca Juga:

Pegawai BI yang ditugaskan sebagai Humas  di OJK Regional 5 Sumbagut, Saryo mengatakan, di era keterbukaan informasi saat ini termasuk kemudahan akses media sosial, sebaiknya berhati hati atas setiap informasi yg diterima sehingga tidak terjebak pada informasi yg menyesatkan.

Untuk masyarakat Sumut, harus paham bentuk rupiah, dan BI sering melakukan sosialisasi untuk pemahaman rupiah tersebut. OJK juga akan terus membantu BI untuk menjaga rupiah dengan melakukan sosialisasi tiap perbankan, maupun perusahaan pembiayaan lainnya. Agar pelaku Bank maupun pelaku perusahaan pembiayaan tidak ikut percaya tentang bentuk rupiah yang dikabarkan dimedsos selama ini.

“Jika ada masyarakat Sumut yang membaca berita tanpa ada kebenarannya, sebaiknya klarifikasi kepada pihak yang berwenang untuk meyakini kebenarannya, termasuk isu mengenai uang rupiah pecahan seratus ribu NKRI terbaru yang kata media sosial ada gambar mirip logo tertentu yg dilarang,”katanya Selasa (22/11/2016).

Oleh karena itu, Bank Indonesia sebagai otoritas yang berwenang dalam mencetak dan mengedarkan uang rupiah telah menerbitkan siaran pers beberapa waktu yang lalu sebagai respon atas isu yg beredar di masyarakat.

“Semoga kita semua memahami hal tersebut termasuk memahami ciri ciri uang rupiah asli beserta tanda tanda pengamannya,”ujarnya.

Saryo mengatakan, Humas BI pusat telah membuat keterangan  belum lama ini sehubungan dengan maraknya informasi di media sosial yang mengaitkan beberapa tanda di uang Rupiah dengan simbol-simbol terlarang, dengan ini Bank Indonesia menegaskan bahwa informasi atau penafsiran tersebut tidak benar.

Dalam melaksanakan tugas pokok di bidang pengedaran uang, Bank Indonesia senantiasa berupaya agar uang Rupiah yang dikeluarkan dan diedarkan memiliki ciri pengaman yang cukup mudah dikenali masyarakat sekaligus melindungi uang dari unsur pemalsuan. Unsur pengaman ini secara terus menerus telah disosialisasikan oleh Bank Indonesia, termasuk di seluruh wilayah NKRI, dan juga dapat dilihat di website Bank Indonesia.

Selain Rectoverso, beberapa unsur pengaman lain yang terdapat dalam uang Rupiah antara lain adalah tanda air, benang pengaman, tulisan mikro, tinta berubah warna, dan gambar tersembunyi.

“Dengan memahami unsur-unsur keamanan dalam uang, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengenali keaslian Rupiah dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber beritanya,”pungkas Saryo.(W04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev: Sudah Terlaksana dengan Baik
komentar
beritaTerbaru