Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Medan | SUMUT24 Masyarakat belum memiliki kesadaran yang tinggi menjaga mata uang rupiah agar tidak rusak sehingga Bank Indonesia (BI) agak kesulitan untuk menerapkan seperti pada mata uang dolar dan Malaysia. “Saya harapkan mahasiswa dan masyarakat luas turut menjaga mata uang rupiah sebagai bagian dari menjaga harkat bangsa Indonesia,” kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Medan Difi A. Joehansyah dalam kuliah umum yang diadakan Fakultas Ekonomi di Aula Kampus UMSU Jalan Kapt. Mukhtar Basri, Rabu (9/11). Kuliah umum yang digagas Fakultas Ekonomi UMSU dibuka Rektor melalui Wakil Rektor I, Dr Muhammad Arifin, SH, M.Hum dihadiri Dekan, Zulaspan Tupti, SE, MM, Wakil Dekan I FE UMSU Januri,SE, MM, Wakil Dekan III Ade Gunawan, SE, MSi serta ratusan mahasiswa. Dalam kesempatan itu, Bank Indonesia mengajak mahasiswa dan masyarakat menghargai harkat mata uang rupiah dengan tidak merusak, mencoret dan melipat-lipat. “Dengan menjaga setiap mata uang terutama pecahan kertas, hal itu sama dengan menjaga harkat bangsa Indonesia,†katanya menanggapi pertanyaan mahasiswa tentang kebijakan BI dalam melindungi mata uang dari kerusakan. Sementara kuliah umum ini mengangkat tema “Kebanksentralan dan Perkembangan Perekonomian serta Sosialisasi ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah. . Menurut Difi, bangsa ini tidak menghargai satuan-satuan rupiah yang terendah. Berbeda dengan Malaysia, masih menggunakan satuan sen dalam transaksi. Di Indonesia justru praktik sebaliknya dilakukan pemerintah dalam bentuk menaikkan tarif sampai melompat seratus persen bahkan dua ratus persen oleh pemerintah kepada masyarakat seperti tarif parkir dari Rp1.000 jadi Rp2.000. Jika demikian harkat mata uang rupiah akan terus lemah. Bank Indonesia mengajak mahasiswa dan masyarakat menghargai harkat mata uang rupiah dengan tidak merusak, mencoret dan melipat-lipat. Menanggapi pertanyaan mahasiswa mengapa utang Indonesia tidak berkurang sementara keuntungan dari kebijakan tax amnesty mencapai 1.000 triliun tambah pajak lainnya, Difi menyampaikan alur devisa di Indonesia sangat liberal. Tidak ada keharusan orang menukarkan devisanya ke rupiah. Hal itu diatur dalam UU No 24 tahun 1999 yang menjamin kebebasan devisa. “Negara kita paling bebas dibanding Malaysia dan Thailand, sementara BI hanya berfungsi sebagai monitoring dan penerima laporan peredaran devisa saja,” katanya seraya menambahkan kebijakan itu didasari bahwa dulu kita membutuhkan dolar. Sementara solusi memperkuat mata uang rupiah dengan menerapkan redenominasi belum efektif diterapkan di Indonesia karena politik kita belum stabil. BI memperkirakan jika kita berhasil menerapkan redenominasi, mata uang dan ekonomi kita bisa kuat seperti Turki tetapi menunggu 30 tahun baru sukses. Satu jam lebih Difi memberikan kuliah umum di hadapan ratusan civitas akademika UMSU. Pada akhir ceramahnya, Difi mengatakan ingin kembali datang ke UMSU untuk lebih lama lagi memberikan kuliah umum karena mahasiswa begitu antusias mengikuti acara itu. (R.05)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota