Minggu, 22 Februari 2026

Bea Cukai Strategis Dukung Iklim Usaha dan Investasi Daerah

Administrator - Selasa, 01 November 2016 05:10 WIB
Bea Cukai Strategis Dukung Iklim Usaha dan Investasi Daerah

MEDAN | SUMUT24 Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi mengatakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sumut memiliki peran strategis dalam mewujudkan iklim usaha dan investasi yang kondusif di Sumatera Utara. Dia mengharapkan Kantor Wilayah DBJC Sumut dapat menyederhanakan prosedur kepabeanan dan cukai demi memperlancar logistik impor dan ekspor.

Baca Juga:

Hal itu disampaikan Gubsu saat menerima kunjungan Kepala Kantor DJBC Sumut Iyan Rubianto beserta rombongan serta Wakapolda Sumut Brigjen Adhi Prawoto di ruang kerja, Senin (31/10). Gubsu meminta DJBC Sumatera Utara sebisanya

Mendukung terciptanya iklim usaha dan investasi yang kondusif di Sumatera Utara melalui pelayanan kepabeanan yang prima.

“Melalui pelayanan kepabeanan dan cukai yang efektif dan sederhana, tentunya akan sangat menentukan bagi pertumbuhan dan perkembangan industri di Sumatera Utara. Kita berharap Kantor Wilayah Dirjen Bea Cukai Sumut bisa mendukung kelancaran logistik ekspor dan impor,” harap Gubsu.

Gubsu juga menyebutkan agar proses penanganan logistik atau waktu bongkar-muat (dwelling time) di Pelabuhan Belawan lebih baik melalui berbagai peningkatakan efisiensi.

Kepala Kantor DJBC Sumut Iyan Rubianto menegaskan, pihaknya berkomitmen mendukung perekonomian daerah melalui pemberian fasilitas di bidang kepabeanan dan cukai yang tepat sasaran. Salah satu hal yang sedang dalam perbaikan, adalah dwelling time yang sebelumnya mencapai lima hari saat ini sudah semakin efisien menjadi 3,2 hari.

“Dweling time berkaitan dalam rangka waktu bongkar container dari kapal sampai poelabuhan. Pak Presiden sempat marah karena masih ada hingga lima hari lebih, sekarang kita sudah semakin efisien yaitu 3,2 hari. Target Pak Jokowi adalah 3 hari, dan kita sejauh ini menuju kesana,” jelas Iyan.

Pihaknya dengan dukungan Kepolisian Daerah Sumut, berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepabeanan dan cukai untuk mendukung perekonomian daerah.

Dalam kesempatan itu Iyan menyampaikan perkembangan dan berbagai isu tentang kebaenan dan cukai di Sumut. Diantaranya adalah pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Bandara Silangit menjadi bandara internasional dan pengembangan kuala tanjung menjadi hub port international untuk wilayah barat Indonesia yang membawa implikasi bagi pelayanan kepabeanan.

Dia juga menyampaikan sampai Agustus 2016 pihaknya atau bersama tim gabungan melalakukan pendindakan terhadap 228 kasus yang terdiri atas narkotika 13 kasus, pakaian bekas 39 kasus, cukai illegal 56 kasus dan barang lartas lainnya 12 kasus.

Untuk kepabaenan, tercatat jumlah importir yang melakukan kegiatan impor di Sumut berjumlah 1.575 importir dengan komoditi utama BBM, Gandum, Bungkil, tanah liat, pupuk fosfat, pupuk NPK, besi/baja, kacang kedelai, beras dan pupuk kalium. Sedangkan jumlah eksportir yang melakukan kegiatan ekspor di Sumut sebanyak 1.118 eksportir dengan komoditi utama CPO, karet, asam lemak, bungkil, margarine, sabun, asam monokarbiksilat, pulp, minyak kelapa dan buah bertempurung.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev: Sudah Terlaksana dengan Baik
komentar
beritaTerbaru