Selasa, 24 Februari 2026

Resmi Dikukuhkan, Kepala KPw BI Sumut Doddy Zulverdi Diyakini Bisa Tuntaskan 3 Tantangan

Administrator - Sabtu, 19 Maret 2022 08:58 WIB
Resmi Dikukuhkan, Kepala KPw BI Sumut Doddy Zulverdi Diyakini Bisa Tuntaskan 3 Tantangan

Medan I Sumut24.CO Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo resmi mengukuhkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara yang baru, Doddy Zulverdi, di Kota Medan, Jumat (18/3/2022).

Baca Juga:

Seperti yang diketahui, Doddy kini menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Soekowardojo.

Pada acara tersebut, Dody Budi Waluyo mengingatkan ada tiga tantangan yang bakal dihadapi oleh Kepala KPw Bank Indonesia Sumatera Utara tersebut. Walau tak mudah, Dody Budi Waluyo yakin orang nomor satu di KPw BI Sumut tersebut mampu melaluinya.

Dody menganggap mantan Kepala Departemen Internasional Bank Indonesia itu sebagai satu di antara putra terbaik mereka.

“Hal ini mengingat Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara memiliki peran krusial dalam memperkuat peran advisory kepada stakeholder daerah untuk merespons tiga tantangan,” kata Dody Budi Waluyo. Tantangan pertama adalah partisipasi upaya menjaga kenaikan harga atau inflasi di Sumatra Utara. Menurut Dody, dampak kenaikan harga global terhadap harga domestik perlu dikendalikan dengan cara menjaga pasokan bahan pokok masyarakat.

“Penguatan sinergi pengendalian inflasi melalui forum Tim Pengendalian Inflasi Daerah juga menjadi langkah yang perlu terus didorong,” kata Dody.

Tantangan kedua yakni peran Doddy dalam membantu pemerintah daerah untuk melakukan pemulihan ekonomi pascapandemi. Dody mengatakan, berbagai sektor prioritas yang telah diidentifikasi sebagai motor pemulihan perlu senantiasa didorong.

Doddy Zulverdi juga diharapkan mampu memfasilitasi pemerintah daerah dengan mitra dagang atau investor asing serta menyelenggarakan business matching. Tujuannya agar mendongkrak kinerja ekspor dan investasi di Sumatra Utara.

“Doddy Zulverdi merupakan seorang arsitek dari kerja sama internasional di Bank Indonesia. Sehingga pengalaman beliau akan memberikan nilai tambah bagi upaya mendorong ekspor Sumatra Utara,” kata Dody Budi Waluyo.

Tantangan ketiga adalah penguatan reformasi struktural, termasuk infrastruktur. Hal ini perlu dilakukan melalui perluasan elektronifikasi transaksi dan digitalisasi sistem pembayaran.

Menurut Dody, digitalisasi merupakan kunci pendongkrak perekonomian di masa pandemi yang banyak membatasi interaksi langsung. Kini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara terus melakukan perluasan layanan transaksi digital antara lain melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Tahun ini, Bank Indonesia menargetkan 15 juta orang pengguna baru QRIS di Indonesia. “Teknologi pembayaran digital memudahkan masyarakat melakukan transaksi dengan cepat, mudah, aman dan murah,” kata Dody Budi Waluyo.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara karena selama ini telah berjalan beriringan dengan pemerintah provinsi. Menurut Edy, analisa serta masukan dari Bank Indonesia begitu penting dan menjadi acuan bagi Pemprov Sumatra Utara dalam mengambil kebijakan di bidang perekonomian. “Kita perlu meningkatkan sinergi dan kolaborasi ke depannya dalam mendorong akselerasi pemulihan ekonomi di Sumatra Utara,” kata Edy. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
31.9 Milyar Rekontruksi Jalan Desa Silau Jawa Menuju Desa Gotting Sidodadi Terkesan Asal Jadi dan Menuai Sorotan Masyarakat
Rico Waas Lantik 213 Pejabat, Tekankan Mental Tancap Gas, Ini Pesannya
Wakil Walikota Mefam Zakiyuddin Ajak Ikatan Pelajar Al Washliyah Perangi Narkoba dan Judi Online
Dr. Supriadi SE., Beri Apresiasi Kinerja Rico - Zaki
Gubsu Bobby Terima Kunjungan Wamen PANRB, Bahas Penguatan Layanan di Daerah Terdampak Bencana
Wartawan, Spiritualis, dan Pendaki: Satu Sosok Banyak Jejak
komentar
beritaTerbaru