Selasa, 24 Februari 2026

Permintaan Melemah, Ekspor Karet Sumut Januari Anjlok

Administrator - Jumat, 11 Februari 2022 16:16 WIB
Permintaan Melemah, Ekspor Karet Sumut Januari Anjlok

 

Baca Juga:

MEDAN | SUMUT24.co

Ekspor karet dari Sumatera Utara (Sumut) untuk pengapalan Januari 2022 turun 17,7% menjadi 32.608 ton dibandingkan bulan sebelumnya 39.636 ton. Memasuki awal tahun, kinerja ekspor melamah karena volume penurunan yang tajam, sedangkan harga mulai membaik.

Sekretaris eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia Sumatera Utara (Gapkindo Sumut), Edy Irwansyah, Jumat (11/2) mengatakan, penurunan volume ekspor ini disebabkan demand melemah (permintaan dari end user berkurang) dan masih ada sedikit delay shipment (penundaan pengapalan) pada Januari. Bila dibandingkan dengan volume ekspor pada Januari tahun lalu, terlihat penurunan 1,2%.

“Di Januari 2022, total ada 34 negara tujuan ekspor. Lima besar negara tujuan ekspor karet Sumatera Utara adalah Jepang (27,03%), USA (12,78), Brazil (10,73%), China (7,68%), dan Turki (6,12%).

Dijelaskan Edy, harga karet jenis TSR20 di bursa berjangka Singapura memperlihatkan adanya kenaikan di Februari ini, transaksi 11 Februari tercatat 180,6 cen US per kg. Adanya peningkatan harga ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan di pasar spot.

“Memasuki Februari, kondisi kebun karet Sumatera Utara sebagian sudah memasuki musim kering yang akan mepengaruhi produksi kebun karet. Keadaan ini juga akan mempengaruhi kinerja ekspor, diperkirakan masih stagnan, total Februari hingga April dapat mencapai 30%,” katanya. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
31.9 Milyar Rekontruksi Jalan Desa Silau Jawa Menuju Desa Gotting Sidodadi Terkesan Asal Jadi dan Menuai Sorotan Masyarakat
Rico Waas Lantik 213 Pejabat, Tekankan Mental Tancap Gas, Ini Pesannya
Wakil Walikota Mefam Zakiyuddin Ajak Ikatan Pelajar Al Washliyah Perangi Narkoba dan Judi Online
Dr. Supriadi SE., Beri Apresiasi Kinerja Rico - Zaki
Gubsu Bobby Terima Kunjungan Wamen PANRB, Bahas Penguatan Layanan di Daerah Terdampak Bencana
Wartawan, Spiritualis, dan Pendaki: Satu Sosok Banyak Jejak
komentar
beritaTerbaru