Selasa, 24 Februari 2026

GM Sibayak Hotel Ahmad Zulham : Kopi Karo Mempunyai Khas Tersendiri

Administrator - Jumat, 04 Februari 2022 17:45 WIB
GM Sibayak Hotel Ahmad Zulham : Kopi Karo Mempunyai Khas Tersendiri

Karo I Sumut24.co Komoditas kopi Karo sudah terkenal sampai ke manca negara, tak kalah nikmat dengan kopi-kopi lainnya, seperti di restoran Jabu memiliki khas lain dari yang lainnya yang cukup mewakili kopi-kopi lainya. Apalagi di sana bisa menikmati malam sambil santai minum kopi Karo yang mempunyai khas tersendiri, ucapnya kepada Wartawan di Sibayak Hotel, Jumat (4/2).

Baca Juga:

Menurutnya, kopi karo ternyata itu adalah satu komoditas yang kualitas ekspor dan ini baru tereksplor dua tahun belakangan karena kalau kita rasa kopi karo nggak kalah memiliki ciri khas tersendiri. apalagi dengan budaya budaya yang dimiliki oleh masyarakat yang menerima masyarakat lainnya, karena suku karo kayak mirip – mirip dengan suku Jawa yang menerima dan mudah berbaur dalam artian tidak egoisme kesukuan itu tidak ada. jadi lebih menerima pendatang baru membawa budaya baru mereka untuk itu adalah nyawanya dari pariwisata karena kalau masyarakatnya tidak mendukung atau tidak menyadari tentang fungsi pelayanan dan fungsi menerima tamu untuk apa namanya keramah- tamahan pasti akan lambat berkembang. tapi karena memang masyarakatnya sendiri menerima budaya lain juga sudah ada yang menerima orang pendatang baru ini cukup antara objek wisata alam yang diberikan oleh Tanah Karo itu sendiri plus masyarakatnya.w03

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
31.9 Milyar Rekontruksi Jalan Desa Silau Jawa Menuju Desa Gotting Sidodadi Terkesan Asal Jadi dan Menuai Sorotan Masyarakat
Rico Waas Lantik 213 Pejabat, Tekankan Mental Tancap Gas, Ini Pesannya
Wakil Walikota Mefam Zakiyuddin Ajak Ikatan Pelajar Al Washliyah Perangi Narkoba dan Judi Online
Dr. Supriadi SE., Beri Apresiasi Kinerja Rico - Zaki
Gubsu Bobby Terima Kunjungan Wamen PANRB, Bahas Penguatan Layanan di Daerah Terdampak Bencana
Wartawan, Spiritualis, dan Pendaki: Satu Sosok Banyak Jejak
komentar
beritaTerbaru